bytedaily
Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:23 WIB

BMKG Prediksi 19 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Hari Ini

Redaksi 20 Juli 2026 18 views
BMKG Prediksi 19 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Hari Ini
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa pada hari ini, Senin (20/7), terdapat 19 wilayah di Indonesia yang berpotensi mengalami hujan. Wilayah Jabodetabek termasuk di antara daerah yang diperkirakan akan diguyur hujan.

Jumlah wilayah yang diprediksi akan diguyur hujan pada hari ini mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya.

BMKG juga menyampaikan bahwa secara umum, dalam sepekan ke depan, cuaca di Indonesia masih akan didominasi oleh curah hujan rendah. Prediksi untuk Dasarian III Juli 2026 menunjukkan bahwa sekitar 76,54 persen wilayah diperkirakan mengalami curah hujan rendah, 23,36 persen curah hujan menengah, dan hanya 0,09 persen yang diprediksi mengalami curah hujan tinggi.

Menurut BMKG, curah hujan rendah diperkirakan akan meliputi sebagian besar wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan sebagian Papua. Meskipun fenomena global cenderung mengindikasikan potensi pembentukan awan hujan yang minim, BMKG mencatat bahwa MJO diprediksi aktif di Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara, yang berpotensi meningkatkan kemungkinan hujan di area tersebut.

Selain itu, Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial juga diprakirakan aktif di Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Samudra Pasifik utara Papua. BMKG menjelaskan bahwa dengan adanya potensi pembentukan belokan angin dan konvergensi, serta suhu muka laut yang relatif hangat, pembentukan awan hujan masih dimungkinkan terjadi di sebagian wilayah Indonesia.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.