bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, BMKG memprakirakan sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan pada Rabu (30/9). Dinamika atmosfer regional pada akhir September hingga awal Oktober diperkirakan masih mendukung pembentukan awan hujan, meski kondisi El Niño berada pada intensitas sangat kuat.
BMKG memperkirakan curah hujan pada periode tersebut secara umum berada dalam kategori rendah hingga menengah, yakni sekitar 0–150 milimeter per dasarian. Prakiraan ini mempertimbangkan sejumlah fenomena atmosfer, termasuk Madden-Julian Oscillation di Samudra Hindia serta Gelombang Rossby Ekuatorial dan Gelombang Kelvin yang diprediksi aktif bersamaan di sebagian Sumatra dan perairan sekitarnya.
Gelombang Rossby Ekuatorial juga memengaruhi atmosfer di wilayah Jawa dan dapat mendukung pertumbuhan awan hujan. Sementara itu, perlambatan dan belokan angin serta kondisi atmosfer yang labil di Kalimantan dan Papua turut mendukung pengangkatan massa udara dan perkembangan awan konvektif. Karena itu, hujan signifikan masih berpotensi terjadi secara lokal.
Teks sumber menyebut adanya daftar daerah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat dan angin kencang pada Rabu (30/9), tetapi nama-nama daerah dalam daftar tersebut tidak tercantum pada materi yang diberikan.