bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hari ini, Jumat (24/7), sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Secara umum, BMKG memperkirakan cuaca Indonesia dalam sepekan ke depan masih didominasi oleh curah hujan rendah. Memasuki Dasarian III Juli 2026, sebagian besar wilayah diprakirakan berada dalam kondisi relatif kering.
Curah hujan kategori rendah diprediksi mencakup sekitar 76,54 persen wilayah Indonesia. Sementara itu, kategori menengah diprediksi sebesar 23,36 persen, dan kategori tinggi hanya sekitar 0,09 persen.
Kondisi ini berpeluang terjadi di sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, serta beberapa wilayah Papua.
Meskipun demikian, BMKG memprediksi hujan masih berpeluang terjadi dalam sepekan mendatang. Hal ini dipengaruhi oleh aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang diprediksi memasuki wilayah Indonesia bagian selatan.
Selain itu, Gelombang Rossby Ekuatorial yang melintasi sebagian Sumatra dan Kalimantan, serta Gelombang Kelvin yang masih aktif di sebagian Kalimantan dan Sulawesi, turut membantu meningkatkan aktivitas konvektif di wilayah yang dilalui.
Sirkulasi siklonik yang terbentuk di Samudra Pasifik utara Papua diprediksi semakin menguat dan menarik massa udara dari wilayah Indonesia bagian barat ke timur. Kondisi ini memicu pembentukan daerah belokan dan perlambatan angin.
Dengan suhu muka laut yang masih cukup hangat, potensi pembentukan awan hujan diprediksi meningkat di sebagian wilayah. BMKG menyatakan bahwa meskipun pola cuaca kering lebih dominan, hujan dengan intensitas bervariasi masih berpeluang terjadi secara lokal di sejumlah wilayah Indonesia.