bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Bocoran Harga Galaxy S27 Series Diperkirakan Mulai Rp16,1 Juta

Redaksi 09 Oktober 2026 15 views
Bocoran Harga Galaxy S27 Series Diperkirakan Mulai Rp16,1 Juta
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, sejumlah rumor mengenai Samsung Galaxy S27 Series mulai beredar, termasuk perkiraan harga yang dimulai dari US$899 atau sekitar Rp16,1 juta di Amerika Serikat. Seri ponsel tersebut diperkirakan meluncur pada Februari 2027, mengikuti kebiasaan Samsung memperkenalkan Galaxy S Series pada awal tahun.

Mengutip Android Headlines, Samsung disebut-sebut akan menambahkan varian Pro. Dengan demikian, Galaxy S27 Series diperkirakan terdiri atas Galaxy S27, Galaxy S27+, Galaxy S27 Pro, dan Galaxy S27 Ultra.

Perkiraan harga itu berasal dari unggahan akun @phonefuturist di X. Jika benar, harga awal Galaxy S27 Series akan sama dengan Galaxy S26 saat pertama diluncurkan. Galaxy S26+ sebelumnya dijual mulai US$1.099.

Galaxy S27 Ultra, di sisi lain, diperkirakan mengalami kenaikan harga dibandingkan generasi sebelumnya. Sebagai pembanding, Galaxy S26 Series tercatat dibanderol US$1.299 atau sekitar Rp23,36 juta saat peluncuran.

Dari sisi spesifikasi, Galaxy S27 dan S27+ dirumorkan menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6. Sementara itu, Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra disebut akan ditenagai Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Kedua model pertama juga diperkirakan memakai panel OLED M14+ dari Samsung, sedangkan varian Pro dan Ultra disebut menggunakan layar M16.

Bocoran yang dikutip dari Android Authority menyebut Galaxy S27 Ultra akan tersedia dalam konfigurasi RAM dan penyimpanan 12GB/256GB, 12GB/512GB, serta 16GB/1TB. Galaxy S27 Pro diperkirakan hadir dengan pilihan 12GB/256GB, 12GB/512GB, dan 12GB/1TB. Adapun Galaxy S27 standar dan S27+ disebut memiliki pilihan 12GB/256GB serta 12GB/512GB.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.