bytedaily
Jumat, 26 Juni 2026 - 03:49 WIB

BPS Pastikan Sensus Ekonomi 2026 Rangkul Pelaku Usaha Daring

Redaksi 26 Juni 2026 1 views
BPS Pastikan Sensus Ekonomi 2026 Rangkul Pelaku Usaha Daring
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Pusat Statistik (BPS) akan memasukkan pelaku usaha yang beroperasi secara daring melalui marketplace ke dalam cakupan Sensus Ekonomi 2026. Keputusan ini didasari oleh pergeseran signifikan dalam aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin beralih ke platform digital, terutama pasca-pandemi COVID-19.

Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap bisnis, di mana transaksi dan pemasaran produk kini banyak dilakukan secara daring. Hal ini memungkinkan konsumen untuk berbelanja dari berbagai daerah tanpa harus mendatangi toko fisik, seperti yang terjadi di Aceh yang dapat mengakses produk dari kota-kota besar di Indonesia hanya melalui ponsel.

Transformasi ini membuka peluang ekonomi yang lebih luas, menghilangkan hambatan geografis dan memperluas akses pasar, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan modal yang lebih terjangkau, masyarakat kini dapat memulai bisnis dan menjangkau konsumen di seluruh Indonesia.

BPS menyatakan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bertujuan untuk memotret kondisi perekonomian Indonesia secara menyeluruh. Melalui sensus ini, pemerintah dapat mengidentifikasi jumlah usaha, sektor yang berkembang, karakteristik pelaku usaha, serta tantangan yang dihadapi. Selain itu, sensus ini juga menjadi sarana untuk melihat perubahan struktur ekonomi dibandingkan dekade sebelumnya, yang krusial untuk perumusan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran.

Pendataan usaha online menjadi fokus BPS karena sebagian besar aktivitas ekonomi masyarakat kini berlangsung di platform digital. Jika statistik hanya mencatat usaha fisik, sementara ekonomi digital terus tumbuh, gambaran kondisi ekonomi nasional berisiko menjadi tidak utuh.

BPS menekankan bahwa pendataan usaha online bukan untuk mengukur kekayaan atau kesuksesan pelaku usaha, melainkan untuk memahami aktivitas ekonomi yang berlangsung. Informasi yang dikumpulkan meliputi sektor usaha, jumlah tenaga kerja, dan perkembangan usaha, yang semuanya diperlukan untuk menghasilkan statistik ekonomi yang lebih lengkap dan berkualitas. Statistik yang akurat ini menjadi fondasi penting dalam perumusan berbagai program pembangunan, mulai dari penguatan UMKM, pengembangan ekonomi digital, hingga penciptaan lapangan kerja.

Oleh karena itu, Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya akan mendata usaha di kawasan industri, pusat perdagangan, atau pasar tradisional, tetapi juga akan menjangkau berbagai bentuk aktivitas ekonomi baru yang berlangsung di ruang digital.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.