bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:54 WIB

BRIN Perkuat Riset Energi Surya untuk Dukung Proyek PLTS 100 GW

Redaksi 18 Agustus 2026 3 views
BRIN Perkuat Riset Energi Surya untuk Dukung Proyek PLTS 100 GW
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang menggalakkan riset terkait energi tenaga surya untuk mendukung target pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 Gigawatt (GW). Salah satu fokus pengembangan adalah teknologi Dye-Sensitized Solar Cells (DSSC).

Kepala BRIN, Arif Satria, menyatakan bahwa inovasi DSSC ini merupakan upaya untuk melampaui teknologi panel surya silikon konvensional. Keunggulan DSSC terletak pada sensitivitasnya yang tinggi, memungkinkan produksi listrik bahkan di dalam ruangan dengan memanfaatkan cahaya lampu atau sinar matahari tidak langsung. Hal ini berpotensi menjadi terobosan dalam efisiensi energi bangunan masa depan.

Untuk mendukung penelitian ini, BRIN telah mengoperasikan fasilitas berskala internasional di Serpong, Tangerang Selatan, yang dilengkapi laboratorium pengujian fotovoltaik. Fasilitas ini berperan penting dalam pengembangan, pengujian struktur, dan optimalisasi panel surya untuk kondisi iklim tropis Indonesia.

Selain itu, BRIN juga bekerja sama dengan PLN untuk mengembangkan teknologi Microgrid PLTS yang terintegrasi dengan sistem penyimpanan energi (Energy Storage) sebagai pengganti Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dan untuk keperluan irigasi pertanian. BRIN juga meneliti Teknologi Virtual Power Plant (VPP) sebagai strategi pengurangan ketergantungan pada pembangkit listrik berbasis fosil.

Teknologi VPP ini diharapkan dapat menciptakan model bisnis kelistrikan baru, di mana pengguna akhir tidak hanya menerima pasokan, tetapi juga dapat berpartisipasi dalam jual beli listrik antar komunitas.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan PLTS berkapasitas 30 GW dan penghentian PLTD sebesar 13 GW pada tahun 2026. Indonesia dinilai memiliki potensi energi surya yang besar untuk menyediakan listrik, terutama di daerah terpencil, serta memperkuat kemandirian energi nasional.

Target pembangunan PLTS secara bertahap hingga mencapai 100 GW diupayakan, dengan gagasan setiap desa dapat memiliki PLTS berkapasitas 1 Megawatt jika lahan tersedia.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.