bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 06:39 WIB

Buku Biografi Henry Ford Dikembalikan ke Perpustakaan Setelah 64 Tahun Hilang

Redaksi 08 Mei 2026 10 views
Buku Biografi Henry Ford Dikembalikan ke Perpustakaan Setelah 64 Tahun Hilang
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, dua buku biografi mengenai Henry Ford, seorang produsen mobil, pembalap, dan tokoh yang dikenal karena pandangan antisemitnya, telah dikembalikan ke Perpustakaan Umum Richland di negara bagian Washington. Buku-buku tersebut dipinjam pada tahun 1962 dan baru dikembalikan 64 tahun kemudian oleh seorang individu yang tidak disebutkan namanya.

Buku yang dimaksud adalah "Ford: The Times, The Man, The Company" karya Allan Nevins dan "The Legend of Henry Ford" karya Keith Sward. Menurut Northwest Public Broadcasting, kedua buku tersebut seharusnya dikembalikan pada 17 Maret 1962, namun tidak pernah dikembalikan. Buku-buku tersebut kemudian berada dalam koleksi yang diwariskan oleh seorang individu yang kemudian mengembalikannya ke perpustakaan.

Di dalam salah satu buku, ditemukan petunjuk mengenai kemungkinan penyebab hilangnya buku tersebut, yaitu sebuah formulir tentang cara menulis esai. Diduga, seorang siswa meminjam buku-buku tersebut untuk menulis esai tentang Henry Ford pada tahun 1962. Buku-buku tersebut kemudian hilang dan terlupakan hingga akhirnya ditemukan oleh orang yang mengembalikannya.

Manajer Perpustakaan Umum Richland, Chris Nulph, menyatakan bahwa perpustakaan menganggap pengembalian buku yang terlambat ini sebagai hal yang lucu. Ia bercanda bahwa denda keterlambatan bisa mencapai $3.000, namun menegaskan bahwa perpustakaan tidak pernah mengenakan denda sebesar itu, dan pada masa itu denda biasanya dibatasi hingga harga buku. Saat ini, perpustakaan tersebut tidak lagi mengenakan denda keterlambatan.

Karena usianya yang sudah sangat tua, kedua buku tersebut tidak akan dikembalikan ke sirkulasi. Namun, buku-buku tersebut dipamerkan dalam rangka perayaan ulang tahun ke-75 perpustakaan pada 1 Mei, menurut laporan Tri-City Herald. Buku-buku itu telah hilang hampir sepanjang sejarah perpustakaan tersebut.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.