bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 10:35 WIB

California Keluarkan Aturan Baru Pengujian dan Penerapan Kendaraan Otonom

Redaksi 03 Mei 2026 13 views
California Keluarkan Aturan Baru Pengujian dan Penerapan Kendaraan Otonom
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, California melalui Departemen Kendaraan Bermotor (DMV) telah mengeluarkan seperangkat aturan baru yang lebih ketat mengenai pengujian dan penerapan kendaraan otonom (AV). Aturan baru ini, yang totalnya mencapai 100 halaman, mencakup persyaratan yang lebih komprehensif untuk pengumpulan data, pelatihan, dan operasional AV.

Salah satu poin penting dalam aturan baru ini adalah mekanisme penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh robotaksi. Perusahaan pengembang robotaksi kini dapat dikenai sanksi jika kendaraan mereka melakukan pelanggaran. Aturan yang disebut "Notice of Autonomous Vehicle Noncompliance" ini mewajibkan perusahaan untuk melaporkan pelanggaran tersebut kepada DMV dalam waktu 72 jam setelah menerima pemberitahuan dari penegak hukum. Meskipun tidak ada denda moneter yang disebutkan secara eksplisit, pelanggaran ini akan menjadi data yang dapat digunakan DMV untuk mengidentifikasi masalah dan mengambil tindakan yang diperlukan.

Di sisi lain, industri kendaraan otonom menyambut baik keputusan DMV yang kini mengizinkan pengujian dan penerapan kendaraan berat yang dilengkapi teknologi otonom di jalan umum. Hal ini disambut positif oleh perusahaan truk otonom, seperti Kodiak, yang dikonfirmasi sedang dalam proses pengajuan izin.

Namun, sebagian besar perusahaan dalam industri AV menganggap regulasi baru ini, terutama terkait pengumpulan dan pembagian data, sebagai "membebani". Perubahan signifikan lainnya adalah penghapusan laporan disengagement (laporan ketika pengemudi manusia harus mengambil alih kendali) yang dinilai kontroversial karena standar yang bervariasi antar perusahaan. Laporan ini digantikan dengan kewajiban pelaporan "kegagalan sistem yang relevan dengan kinerja tugas mengemudi dinamis". Meskipun dianggap lebih jelas daripada metrik sebelumnya, para pelaku industri menilai ini bukanlah solusi yang sempurna.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.