bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, beberapa saham perusahaan yang baru melantai di bursa (IPO) cenderung meredup setelah minggu pertama perdagangan. Namun, Alamar Biosciences (ALMR) menjadi pengecualian.
Perusahaan yang bergerak di bidang proteomik ini baru saja melakukan IPO pada 17 April lalu dan telah mendapatkan kepercayaan besar dari investor ternama, Cathie Wood. Melalui ETF Genomic Revolution (ARKG), ARK Invest menambah kepemilikan lebih dari 500.000 saham menjelang debutnya, sebuah langkah yang menarik perhatian investor pertumbuhan.
Meskipun demikian, langkah ini belum menjamin ALMR sebagai saham yang pasti menguntungkan. Namun, hal ini membuat saham tersebut layak untuk ditinjau lebih dalam. Alamar memiliki teknologi yang mumpuni, pertumbuhan pendapatan yang pesat, dan posisi strategis di sektor ilmu hayati yang menjanjikan. Di sisi lain, valuasi perusahaan saat ini menyisakan sedikit ruang untuk kesalahan.
Debut pasar Alamar terbilang kuat. Saham Alamar melonjak sekitar 33,5% pada hari pertama perdagangan, dari harga $17 menjadi $22,60. Kenaikan ini memberikan valuasi awal sebesar $1,5 miliar, angka yang signifikan untuk perusahaan yang masih dalam tahap awal komersialisasi.
Lonjakan harga ini mengindikasikan dua hal. Pertama, investor menunjukkan minat pada pengobatan presisi (precision medicine) dan proteomik. Kedua, saham-saham pertumbuhan yang baru melantai dapat mengalami lonjakan harga cepat ketika masuk ke pasar dengan narasi yang menarik.
Di sinilah peran Cathie Wood menjadi penting. Pembelian oleh ARK Invest memberikan visibilitas lebih pada saham Alamar dan sejalan dengan strategi investasinya yang biasa: membeli perusahaan yang berada di persimpangan teknologi disruptif dan peluang pasar jangka panjang.
Namun, debut yang gemilang tidak serta merta menjamin keberlanjutan bisnis.
Alamar berfokus pada proteomik presisi, yang pada dasarnya adalah ilmu mendeteksi protein dan biomarker dalam jumlah yang sangat kecil. Kemampuan deteksi biomarker yang lebih baik berpotensi membantu peneliti dan pengembang obat dalam mendeteksi penyakit lebih dini, memantau respons pengobatan dengan lebih akurat, dan mengembangkan diagnostik yang lebih baik di masa mendatang. Sederhananya, Alamar ingin mempermudah identifikasi kondisi tubuh sebelum alat tradisional dapat mendeteksinya.
Sistem ARGO HT milik perusahaan ini telah menunjukkan perkembangan positif. Alamar mengklaim memiliki lebih dari 300 pelanggan di 25 negara dan lebih dari 100 instrumen yang terpasang. Perusahaan juga menyatakan bahwa setiap sistem mampu menghasilkan pendapatan rata-rata lebih dari $400.000 per tahun.
Fokus awal Alamar adalah pada bidang neurologi dan imunologi, termasuk panel penyakit terkait Alzheimer dan kondisi neurodegeneratif lainnya. Hal ini memberikan perusahaan kasus penggunaan penelitian yang jelas dan pasar potensial yang besar jika platformnya terus berkembang.
Pertumbuhan pendapatan Alamar menjadi sorotan utama. Perusahaan melaporkan pendapatan sebesar $74,2 juta pada tahun 2025, naik dari $25,1 juta pada tahun 2024. Ini merupakan pertumbuhan yang sangat pesat bagi perusahaan yang baru terdaftar.
Margin laba kotor juga meningkat tajam, dari 34% menjadi 56% pada tahun sebelumnya. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan melakukan ekspansi secara lebih sehat dan mencapai efisiensi yang lebih baik seiring peningkatan penjualan.
Namun, Alamar masih mencatatkan kerugian. Perusahaan membukukan rugi bersih sebesar $29,8 juta pada tahun 2025, meskipun angka ini lebih baik dibandingkan kerugian $47,1 juta pada tahun 2024. Dengan kata lain, perusahaan mengalami pertumbuhan yang baik, tetapi belum mencapai titik profitabilitas.
Arus kas juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan investor. Alamar mengakhiri tahun 2025 dengan kas dan setara kas yang tidak dibatasi sebesar $30 juta sebelum menerima dana IPO. Penawaran saham ini memberikan neraca keuangan yang lebih kuat, yang seharusnya mendukung pertumbuhan. Namun, perusahaan ini masih membutuhkan eksekusi yang berkelanjutan.
Alamar Biosciences memiliki rekam jejak yang menarik. Perusahaan ini beroperasi di sektor kesehatan yang inovatif, mencatat pertumbuhan pendapatan yang pesat, dan platform komersialisasi awalnya menunjukkan potensi.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.