bytedaily
Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:15 WIB

China Selenggarakan Kejuaraan Robot Pertarungan Pertama di Dunia

Redaksi 25 Juli 2026 19 views
China Selenggarakan Kejuaraan Robot Pertarungan Pertama di Dunia
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, China baru saja menggelar kompetisi pertarungan robot humanoid perdana di dunia yang menarik perhatian publik. Ajang yang dijuluki sebagai 'UFC versi robot' ini diberi nama Ultimate Robot Knock-out Legend (URKL) dan berlangsung di Shenzen. Dua robot T800 berhadapan dalam arena berbentuk segi enam, saling melancarkan serangan.

Acara ini turut disaksikan oleh aktor laga ternama, Donnie Yen. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap 'daya ledak dan presisi gerakan' robot-robot tersebut, menyatakan bahwa pengalamannya menyaksikan pertarungan robot secara langsung sangat berbeda dengan menontonnya di film fiksi ilmiah.

Setiap robot memiliki tinggi 1,73 meter dan berat 75 kilogram, mewakili tim Bullfighter dan White Eagle. Keduanya adalah bagian dari 32 peserta yang berasal dari berbagai negara dan kota. Dalam salah satu pertandingan, robot White Eagle berhasil melepaskan kepala lawannya dengan sebuah tendangan memutar. Meskipun kehilangan modul sensor di kepala, robot Bullfighter tetap mampu melanjutkan pertarungan menggunakan sistem utama tubuh dan algoritmanya, hingga akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 3-2.

Kompetisi URKL edisi pertama ini diikuti oleh 32 tim dari universitas dan lembaga penelitian terkemuka, baik dari dalam maupun luar negeri, termasuk Universitas Tsinghua dan Universitas Stanford. Seluruh rangkaian kompetisi akan berlangsung hingga akhir tahun, dengan babak final direncanakan di Dubai pada akhir Desember atau awal Januari.

Penyelenggara mengumumkan bahwa hadiah utama bagi pemenang adalah sabuk juara seberat 10 kg dari emas murni, dengan nilai sekitar 10 juta yuan atau Rp26,5 miliar.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.