bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Cristiano Ronaldo, yang telah meraih berbagai gelar bergengsi di dunia sepak bola seperti lima trofi Liga Champions dan lima Ballon d'Or, kini juga tercatat sebagai atlet dengan bayaran tertinggi di dunia. Meskipun mimpinya mengangkat trofi Piala Dunia bersama Portugal belum terwujud, prestasinya di luar lapangan hijau tidak terbantahkan.
Berdasarkan daftar The World's Highest-Paid Athletes 2026 dari Forbes, Ronaldo menempati posisi teratas dengan perkiraan pendapatan tahunan mencapai US$300 juta atau setara Rp5,4 triliun (dengan asumsi kurs Rp18 ribu per dolar AS), sebelum dipotong pajak dan komisi agen. Pendapatan ini menjadikannya atlet dengan bayaran tertinggi selama empat tahun berturut-turut.
Forbes memperkirakan kekayaan bersih Ronaldo telah menembus US$1,2 miliar atau sekitar Rp21,6 triliun, yang menjadikannya pesepak bola terkaya di dunia. Peningkatan signifikan dalam kekayaannya terjadi setelah kepindahannya ke Arab Saudi pada akhir 2022 untuk bergabung dengan klub Al-Nassr. Kontrak ini dikabarkan menyumbang sekitar US$235 juta dari total pendapatan tahunannya.
Meskipun telah berusia 41 tahun, nilai kontraknya dengan Al-Nassr yang diperpanjang hingga dua tahun ke depan memastikan aliran pendapatan yang besar terus mengalir. Sisa pendapatan tahunan Ronaldo sebesar US$65 juta berasal dari berbagai aktivitas komersial, termasuk sponsor, lisensi merek, penjualan memorabilia, penampilan publik, dan investasi.
Dengan hampir 1 miliar pengikut di platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan X, Ronaldo memiliki jangkauan digital yang sangat luas. Hal ini menarik minat banyak merek global, terbukti dengan kontrak seumur hidup (lifetime deal) yang ditandatangani dengan Nike pada tahun 2016, yang diperkirakan bernilai sekitar US$1 miliar atau Rp18 triliun. Ia juga menjadi duta untuk merek-merek ternama seperti Binance, Perplexity, dan Herbalife.
Investasi Ronaldo juga merambah ke sektor teknologi kesehatan melalui perusahaan Herbalife, di mana ia menanamkan sekitar US$7,5 juta atau Rp135 miliar pada anak usaha teknologi kesehatan mereka. Investasi ini bahkan sempat mendorong kenaikan harga saham Herbalife, menunjukkan bahwa nilai Ronaldo tidak hanya berasal dari popularitasnya, tetapi juga kepercayaan pasar terhadap namanya.