bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM) menginvestasikan 250 juta dolar AS atau sekitar Rp 4,47 triliun di HighPeak Energy, Inc. Nilai rupiah tersebut dihitung dengan kurs Rp 17.841 per dolar AS.
CEO DIM Pandu Sjahrir menyatakan investasi itu sejalan dengan mandat Danantara untuk menanamkan modal di sektor strategis yang berpotensi memberikan imbal hasil jangka panjang dan mendukung kepentingan nasional. Ia menilai posisi HighPeak di pasar hulu minyak dan gas bumi Amerika Serikat memberi peluang bagi DIM untuk mengembangkan portofolio investasi global yang terdiversifikasi.
Investasi tersebut memberi DIM akses terhadap aset HighPeak yang didominasi minyak di Permian Basin, wilayah penghasil minyak terbesar di Amerika Serikat. Pandu mengatakan langkah ini juga memperluas portofolio energi Indonesia di tingkat global. Ia berharap kerja sama itu dapat mendorong pertukaran keterampilan untuk pengembangan sektor energi Indonesia serta memperkuat hubungan energi dan ekonomi Indonesia-Amerika Serikat.
HighPeak akan memanfaatkan dana investasi untuk memperkuat permodalan dan fleksibilitas keuangannya, sekaligus mendukung pengembangan portofolio aset perusahaan. Berdasarkan ketentuan investasi, DIM memperoleh perlindungan atas penurunan nilai investasi serta berpeluang mendapat manfaat dari kenaikan nilai ekuitas melalui konversi menjadi saham biasa. DIM juga dapat berpartisipasi dalam penawaran saham HighPeak berikutnya melalui penempatan terbatas dan akan menempatkan satu perwakilan di jajaran direksi perusahaan.