bytedaily - Melansir dari ekonomi.republika.co.id, Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, secara langsung memimpin aksi kemanusiaan yang diselenggarakan oleh perusahaan di wilayah Flores yang terdampak gempa. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia pada Senin (17/8).
Didampingi oleh Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, Simon Aloysius Mantiri mengunjungi beberapa lokasi pengungsian di Kabupaten Manggarai. Kunjungan ini termasuk peninjauan ke Posko Utama Lapangan Barang Kolong di Kecamatan Reok, di mana bantuan diserahkan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.
Dalam kunjungannya, Simon mengamati langsung kondisi para pengungsi dan kebutuhan mendesak di lokasi tersebut. Ia menyatakan bahwa kehadiran Pertamina di lapangan bertujuan untuk menunjukkan kepedulian dan memastikan bantuan yang diberikan sampai kepada pihak yang membutuhkan, serta sesuai dengan keperluan di lapangan.
Bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan pokok seperti makanan, air minum, obat-obatan, vitamin, perlengkapan bayi dan perempuan, alat kebersihan, selimut, tikar, terpal, hingga peralatan masak. Bantuan ini didistribusikan secara bertahap ke beberapa daerah yang terkena dampak gempa, yaitu Reo, Mbay, dan Maumere, dengan koordinasi bersama pihak terkait.
Melalui Pertamina Patra Niaga, perusahaan juga memberikan dukungan fasilitas tambahan. Tiga unit toilet portabel lengkap dengan tandon dan pompa air diserahkan di Reo, 12 tabung Bright Gas 12 kg di Maumere, dan 250 paket makanan siap saji di Desa Nggolombay untuk mendukung operasional dapur umum dan kebutuhan harian para pengungsi.
Camat Reok, Rita Udin, menyampaikan apresiasi atas bantuan Pertamina yang dinilai sangat membantu masyarakat di tengah situasi darurat, khususnya dalam mendukung dapur umum dan pemenuhan kebutuhan dasar warga di berbagai titik pengungsian. Disebutkan bahwa terdapat sekitar 20 titik posko pengungsian di Kecamatan Reok.
Di sela kegiatan kemanusiaan tersebut, Simon Aloysius Mantiri juga memimpin pelaksanaan upacara HUT ke-81 Republik Indonesia di Fuel Terminal (FT) Reo. Upacara ini digelar dengan suasana keprihatinan di tengah upaya pemulihan pascagempa, namun para perwira Pertamina tetap menjalankan tugas vital mereka untuk menjaga keberlangsungan operasional dan pasokan energi bagi masyarakat.
Simon menekankan pentingnya peran para perwira dalam menjaga kelangsungan pergerakan Indonesia, mulai dari penerangan rumah tangga, operasional industri, pelayanan kesehatan, hingga simbol kedaulatan bangsa. Momen tersebut diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan pemulihan masyarakat Flores yang terdampak gempa.