bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 13:46 WIB

Dua Produk Kerajinan Crayola Ditarik dari Peredaran Akibat Dugaan Kontaminasi Asbes

Redaksi 02 Mei 2026 21 views
Dua Produk Kerajinan Crayola Ditarik dari Peredaran Akibat Dugaan Kontaminasi Asbes
Ilustrasi visual (Sumber: bbc.com)

bytedaily - Dilansir dari bbc.com, dua kotak kerajinan anak-anak merek Crayola ditarik dari peredaran menyusul kekhawatiran bahwa pasir di dalam kemasan mungkin terkontaminasi asbes. Produk yang ditarik adalah Crayola Touchy Feely Craft Box dan Crayola Discovery Craft Box.

Pemerintah mengimbau kepada pemilik produk tersebut untuk segera menghentikan penggunaannya dan menjauhkan dari jangkauan anak-anak. Office for Product Safety and Standards (OPSS) menyatakan bahwa kedua produk tersebut menimbulkan 'risiko kesehatan karena pasir di dalamnya mungkin terkontaminasi sejumlah kecil asbes'.

Produk-produk ini menjadi yang terbaru dari serangkaian produk anak-anak yang ditarik tahun ini karena risiko kontaminasi asbes. Kelompok konsumen Which? menyebutnya sebagai 'tren yang mengkhawatirkan'. Asbes merupakan zat yang dilarang karena menimbulkan risiko kesehatan bahkan dalam kadar rendah, menurut pemerintah.

Kedua kotak kerajinan Crayola yang diproduksi di Tiongkok ini telah dijual oleh berbagai peritel, termasuk Argos, Asda, Sainsbury's, dan The Works. The Works, dalam pemberitahuan penarikannya, menyatakan bahwa pengujian menunjukkan pasir di dalam beberapa produk mungkin mengandung kadar asbes. 'Karena asbes seharusnya tidak ada dalam jumlah berapa pun, kami menarik kembali barang yang terdampak sebagai tindakan pencegahan,' ujar mereka.

The Works menarik kembali item Discovery Craft Box yang dijual antara Agustus 2025 dan April 2026, serta item Touchy Feely Craft Box (terdaftar sebagai Sensory Craft Box) yang dijual antara Maret 2025 dan April 2026. Asda juga menarik kembali Discovery Craft Box, sementara Hunter Price International Limited, sebagai importir, menarik kembali kedua produk tersebut.

OPSS menyarankan jika pasir masih dalam kemasan, agar dimasukkan ke dalam kantong plastik tebal, disegel rapat dengan lakban ganda, dan disimpan jauh dari anak-anak. Disarankan pula untuk mengenakan sarung tangan dan masker saat membersihkan area bekas penggunaan pasir, menggunakan kain basah untuk menghindari debu, dan membungkus ganda pasir, sarung tangan, masker, serta kain lap. Selain itu, 'jauhkan anak-anak dan orang lain dari area tempat pasir digunakan sampai area tersebut telah dibersihkan'. Pelanggan disarankan untuk menghubungi peritel tempat mereka membeli produk untuk mendapatkan pengembalian dana.

Menurut Which?, telah ada beberapa lusin penarikan produk sejauh ini pada tahun ini akibat risiko asbes, yang dijual oleh berbagai peritel termasuk John Lewis, Hobbycraft, Amazon, dan eBay. Kepala kebijakan perlindungan konsumen Which?, Sue Davies, menyatakan keprihatinan mendalam atas penarikan produk kerajinan anak-anak lainnya dari merek besar seperti Crayola karena potensi kontaminasi asbes. 'Ini menimbulkan pertanyaan serius tentang efektivitas pemeriksaan keselamatan produk sebelum barang mencapai rak toko,' katanya.

Sue Davies menambahkan bahwa produsen dan peritel harus meningkatkan proses mereka untuk memastikan produk berbahaya 'diidentifikasi dan dihilangkan sebelum dijual kepada konsumen'. Ia juga menyarankan agar OPSS menyelidiki apakah mainan yang mengandung asbes dijual di pasar online yang memiliki regulasi lebih longgar.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.