bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Meta, perusahaan induk Facebook, WhatsApp, dan Instagram, telah memperkenalkan fitur baru bernama Facebook Verified. Fitur ini memungkinkan pengguna Facebook untuk memperoleh lencana verifikasi di samping nama akun mereka secara cuma-cuma. Lencana ini berfungsi murni sebagai konfirmasi identitas pengguna dan bukan merupakan bentuk dukungan resmi dari Facebook maupun jaminan kepercayaan terhadap pemilik akun.
Berbeda dengan layanan Meta Verified yang berbayar, Facebook Verified sepenuhnya gratis tanpa dikenakan biaya bulanan. Meta menyatakan bahwa lencana ini bertujuan untuk membuktikan keberadaan orang sungguhan di balik profil melalui proses verifikasi sederhana berbasis selfie.
Menurut informasi dari cnnindonesia.com, peluncuran fitur ini merupakan langkah Meta dalam menjawab maraknya penipuan online dan penyalahgunaan AI generatif. Para pelaku kejahatan siber kerap membuat akun palsu yang sangat meyakinkan menggunakan foto dan pesan otomatis dalam skala besar. Kehadiran lencana verifikasi ini diharapkan dapat melindungi pengguna dari risiko penipuan.
Fitur Facebook Verified tidak tersedia untuk Halaman (Pages) atau akun ProMode. Peluncurannya akan dilakukan secara bertahap di beberapa negara sebelum menjangkau pasar global. Untuk dapat memperoleh lencana ini, pengguna harus berusia minimal 18 tahun dan mematuhi Standar Komunitas Facebook.
Setelah proses verifikasi berhasil, lencana terverifikasi akan ditampilkan di berbagai fitur Facebook seperti Marketplace, Facebook Dating, dan layanan lainnya. Proses verifikasi tetap menggunakan teknologi pengenalan wajah (facial recognition) dengan merekam video selfie singkat yang akan dicocokkan dengan foto profil pengguna. Meta menjelaskan bahwa proses ini gratis dan hanya memakan waktu beberapa menit, dengan syarat akun harus memenuhi standar kepercayaan dan keamanan.