bytedaily
Kamis, 21 Mei 2026 - 07:11 WIB

Gangguan Logistik Udara Timur Tengah Ancam Krisis Pasokan Obat Kritis

Redaksi 22 Maret 2026 19 views
Gangguan Logistik Udara Timur Tengah Ancam Krisis Pasokan Obat Kritis
Ilustrasi: Gangguan Logistik Udara Timur Tengah Ancam Krisis Pasokan Obat Kritis

bytedaily - Serangan terhadap bandara-bandara utama di Dubai, Abu Dhabi, dan Doha telah menyebabkan kelumpuhan total pada jalur distribusi obat-obatan di kawasan Teluk. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap potensi krisis pasokan medis, terutama untuk obat-obatan penyakit kritis seperti kanker.

Sebagai respons, otoritas penerbangan Arab Saudi mengalihkan peran logistik obat ke bandara Riyadh dan Jeddah. Pengiriman akan dialihkan melalui jalur darat ke negara tujuan, dengan Istanbul dan Oman sebagai alternatif rute lain. Prashant Yadav, Senior Fellow for Global Health di Council on Foreign Relations, memantau langsung situasi ini dan memperingatkan bahwa beberapa fasilitas medis bisa kehabisan stok dalam satu hingga dua bulan jika jalur logistik tidak segera pulih. Keterlambatan pengiriman obat onkologi berisiko memperburuk kondisi pasien.

Ketergantungan kawasan Teluk pada impor medis yang memerlukan rantai dingin ketat dan memiliki masa simpan pendek membuat gangguan ini sangat krusial. Data industri menunjukkan lebih dari seperlima kargo udara global, yang merupakan rute utama distribusi obat dan vaksin vital, kini terpapar pada gangguan ini. Industri farmasi tengah berupaya keras memulihkan rantai pasokan dengan mengalihkan rute Eropa-Asia melalui Tiongkok atau Singapura, sementara jalur laut dinilai tidak praktis karena lamanya waktu tempuh dan potensi penutupan Selat Hormuz.