bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, Deutsche Bank Aktiengesellschaft (NYSE:DB) masuk dalam daftar saham bank pilihan Goldman Sachs untuk dibeli. Namun, pada 20 April, Barclays menurunkan peringkat saham Deutsche Bank dari 'Overweight' menjadi 'Equal Weight' dan memangkas target harga dari €39 menjadi €32.
Penurunan peringkat ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai kesehatan ekonomi Jerman. Produk domestik bruto (PDB) Jerman diproyeksikan baru akan mengalami akselerasi pada tahun 2027, bukan 2027. Menurut Barclays, perlambatan pertumbuhan ekonomi Jerman dapat mempengaruhi kinerja bank. Akibatnya, estimasi laba per saham Deutsche Bank untuk periode 2026 hingga 2028 dipangkas 4% hingga 8%, menempatkan perkiraan mereka 3% hingga 7% di bawah konsensus.
Di sisi lain, analis Citi menaikkan peringkat Deutsche Bank menjadi 'Neutral', dengan alasan perbaikan dinamika pendapatan dan dukungan valuasi. Analis Citi menepis kekhawatiran bahwa konflik Timur Tengah dan peningkatan kredit swasta akan mempengaruhi pemberi pinjaman Eropa. Sejalan dengan itu, sektor perbankan Eropa termasuk di antara sedikit area pasar yang mengalami peningkatan estimasi pendapatan.
Dewan direksi Deutsche Bank mengusulkan dividen sebesar €1,00 per saham untuk tahun 2025, yang akan diajukan untuk persetujuan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 28 Mei mendatang.
Deutsche Bank Aktiengesellschaft (NYSE:DB) adalah penyedia layanan keuangan global terkemuka yang berkantor pusat di Frankfurt, Jerman. Bank ini bertindak sebagai "Global Hausbank" bagi klien korporat, institusional, dan pribadi. Kegiatan utamanya meliputi perbankan korporat/transaksi, perbankan investasi, perbankan pribadi untuk individu, dan manajemen aset melalui merek DWS.
Meskipun potensi DB sebagai investasi diakui, artikel sumber menyarankan bahwa saham-saham di sektor kecerdasan buatan (AI) mungkin menawarkan potensi keuntungan yang lebih besar dengan risiko yang lebih rendah.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.