bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:47 WIB

Hari Bhakti Postel ke-81 Digelar di Bandung, Sejumlah Pelaku Industri Raih Penghargaan

Redaksi 27 September 2026 11 views
Hari Bhakti Postel ke-81 Digelar di Bandung, Sejumlah Pelaku Industri Raih Penghargaan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, peringatan Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi (Postel) ke-81 pada 2026 digelar di Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Kota Bandung, Minggu (27/9). Rangkaian acara mencakup penghormatan terhadap sejarah serta pemberian penghargaan kepada pelaku industri digital.

Dalam acara tersebut, plakat penghargaan diberikan kepada sejumlah industri dan asosiasi yang dinilai mendorong transformasi digital di Indonesia. Penerimanya meliputi ATSI, APJII, MASTEL, APJATEL, ASKALSI, ASIOTI, ASPIMTEL, PT Pos Indonesia, PANDI, IndoTelko, serta perusahaan teknologi global Ericsson, ZTE, dan Huawei.

Hari Bhakti Postel diperingati setiap 27 September untuk mengenang peristiwa pada 1945, ketika Angkatan Muda PTT (Post, Telegraph dan Telephone) mengambil alih Jawatan PPT dari militer Jepang di Bandung. Saat itu, lebih dari sebulan setelah kemerdekaan Indonesia, jawatan tersebut belum diserahkan kepada Indonesia. Kantor Pusat PT Pos Indonesia di Bandung menjadi lokasi pengambilalihan sekaligus saksi peristiwa tersebut.

Kementerian Komunikasi Digital menyebut tema peringatan tahun ini adalah T3, yaitu “Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga”. Dalam keterangan tertulisnya, kementerian menyatakan peringatan ini menjadi kesempatan untuk mengenang perjuangan insan pos dan telekomunikasi sekaligus melihat perkembangan sektor komunikasi yang terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

Unsur “Terhubung” menekankan penguatan konektivitas dan hubungan antarpemangku kepentingan di sektor pos, telekomunikasi, dan penyiaran. Hubungan tersebut diharapkan mendorong interaksi sosial yang lebih sehat serta meningkatkan kontribusi bagi negara. Adapun “Tumbuh” mencerminkan dorongan untuk berkembang dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat serta pembangunan bangsa.

Sementara itu, “Terjaga” mengacu pada upaya mempertahankan keberlanjutan ekosistem digital dalam jangka panjang, termasuk kesehatan, mutu kehidupan, dan hubungan antarmanusia di era digital. Ketiga unsur tema tersebut dipandang saling berkaitan: konektivitas menjadi dasar pertumbuhan sekaligus mendukung keberlangsungan ekosistem komunikasi di Indonesia.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.