bytedaily
Senin, 18 Mei 2026 - 23:42 WIB

Honda Catat Kerugian Tahunan Pertama dalam 70 Tahun Akibat Investasi Kendaraan Listrik

Redaksi 15 Mei 2026 14 views
Honda Catat Kerugian Tahunan Pertama dalam 70 Tahun Akibat Investasi Kendaraan Listrik
Ilustrasi visual (Sumber: bbc.com)

bytedaily - Dilansir dari bbc.com, raksasa otomotif Jepang, Honda, mencatat kerugian tahunan pertamanya dalam 70 tahun terakhir akibat investasi di pasar kendaraan listrik (EV) yang tidak membuahkan hasil sesuai harapan.

Permintaan terhadap kendaraan listrik dilaporkan tidak sekuat perkiraan perusahaan. Honda melaporkan kerugian operasional total untuk tahun yang berakhir Maret 2026 sebesar 423 miliar yen (sekitar 2,68 miliar dolar AS atau 1,99 miliar poundsterling).

Perusahaan menyatakan akan membatalkan beberapa target produksi kendaraan listriknya dan akan mengimpor komponen dari China untuk menekan biaya produksi. Kebijakan Amerika Serikat juga disebut berkontribusi pada kerugian perusahaan, termasuk pencabutan insentif pajak bagi konsumen AS yang membeli kendaraan listrik dan pemberlakuan tarif impor.

Sebelumnya, konsumen AS dapat menerima kredit pajak hingga 7.500 dolar AS (sekitar 5.500 poundsterling) untuk pembelian mobil listrik baru, namun kebijakan ini dihapus oleh Presiden Donald Trump pada September 2025. Tarif impor mobil dan suku cadang yang diberlakukan pada tahun 2025 juga memengaruhi keuntungan beberapa produsen otomotif besar, meskipun tarif tersebut dikurangi dari 25% menjadi 15%.

Honda, yang pertama kali terdaftar di bursa saham pada tahun 1957, telah berkembang menjadi perusahaan otomotif terbesar kedua di Jepang. Analis menilai skala besar dan sifat warisan perusahaan menyulitkan adaptasi cepat terhadap fluktuasi permintaan kendaraan listrik.

Honda kini akan memfokuskan diri pada pengembangan bisnis sepeda motornya yang sukses, layanan keuangan, dan produksi kendaraan hibrida. Amerika Utara, Jepang, dan India disebut sebagai 'pasar prioritas untuk pertumbuhan masa depan', meskipun rencana pembangunan kendaraan listrik dan baterai di Kanada ditangguhkan.

Chief Executive Toshihiro Mibe mengumumkan bahwa Honda akan membatalkan target agar kendaraan listrik menyumbang seperlima dari total penjualan mobil baru pada tahun 2030, serta target seluruh kendaraan menjadi listrik pada tahun 2040.

Honda memperkirakan kerugian terkait kendaraan listrik sebesar 512 miliar yen pada tahun fiskal berikutnya yang berakhir Maret 2027.

Danni Hewson, kepala analisis keuangan di AJ Bell, menyatakan bahwa ini adalah tonggak sejarah yang suram bagi Honda namun tidak mengejutkan. Ia menambahkan bahwa seperti banyak produsen otomotif lama, Honda bertaruh pada pergeseran cepat konsumen ke kendaraan listrik dan kalah karena dunia bergerak ke arah tersebut.

Hewson menyebutkan bahwa faktor politik, biaya hidup, dan persaingan dari perusahaan China memaksa Honda untuk merevisi rencana kendaraan listriknya dan menanggung biayanya. Ia juga menambahkan bahwa meskipun permintaan kendaraan listrik meningkat dalam beberapa bulan terakhir karena kenaikan harga bensin akibat perang AS-Israel dengan Iran, perusahaan seperti Honda harus beradaptasi dengan cepat, yang merupakan tantangan bagi bisnis berskala besar.

Ia memperkirakan situasi pasar akan terus mengalami 'liku-liku' di masa mendatang.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.