bytedaily
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:35 WIB

IHSG Diproyeksi Bergerak Melemah, Tiga Saham Ini Jadi Rekomendasi

Redaksi 28 September 2026 12 views
IHSG Diproyeksi Bergerak Melemah, Tiga Saham Ini Jadi Rekomendasi
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 56,71 poin atau 0,90 persen ke level 6.241 pada Jumat (25/9). Nilai transaksi tercatat Rp9,57 triliun dengan volume perdagangan 33,27 miliar saham.

Dalam sepekan, IHSG melemah pada empat hari perdagangan dan menguat pada satu hari lainnya. Secara keseluruhan, indeks turun 3,09 persen.

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Elsierra Putri Yosita menyampaikan perdagangan saham pada periode 21–25 September 2026 ditutup bervariasi. Kapitalisasi pasar turun 3,20 persen, dari Rp11.266 triliun menjadi Rp10.905 triliun.

Rata-rata volume transaksi harian naik 2,04 persen, dari 28,61 miliar menjadi 29,2 miliar saham. Sebaliknya, rata-rata nilai transaksi harian turun 21,32 persen, dari Rp15,22 triliun menjadi Rp11,98 triliun. Frekuensi transaksi harian juga berkurang 3,95 persen, dari 1,89 juta menjadi 1,82 juta kali.

Elsierra mengatakan investor asing membukukan jual bersih Rp559,16 miliar pada Jumat (25/9). Sepanjang 2026, nilai jual bersih investor asing mencapai Rp77,52 triliun.

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi memperkirakan IHSG bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada awal pekan berikutnya. Ia memproyeksikan indeks berada pada rentang support 6.160 dan resistance 6.360.

Menurut Oktavianus, potensi berlanjutnya aksi jual investor asing dapat menekan pasar. Ia juga menyoroti kenaikan imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun yang berada di level 5,17 persen. Pada pekan sebelumnya, investor asing mencatatkan jual bersih Rp3,5 triliun di seluruh perdagangan.

Dari dalam negeri, penerapan kebijakan floor price menjadi Rp1 dinilai berpotensi menambah volatilitas, terutama pada saham berharga Rp50 dengan kapitalisasi pasar besar. Saham yang disebut terdampak antara lain GOTO, BBKP, dan KPIG.

Dengan analisis teknikal, Oktavianus merekomendasikan saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB). MDKA ditutup naik 0,33 persen ke 3.070 dan diproyeksikan dapat mencapai 3.400. BBCA menguat 0,40 persen ke 6.250 dengan proyeksi target 6.650. Sementara PSAB ditutup di 535 dan diperkirakan dapat menyentuh 600.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG masih berisiko melanjutkan koreksi dalam sepekan ke depan. Ia memperkirakan indeks bergerak dengan support 6.029 dan resistance 6.551. Pasar, menurut Herditya, akan mencermati rilis data tenaga kerja dan pendapatan pribadi Amerika Serikat.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.