bytedaily
Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:32 WIB

Ilmuwan Ungkap Kasus Kanker Menular Pertama pada Ikan Lele

Redaksi 30 Juli 2026 13 views
Ilmuwan Ungkap Kasus Kanker Menular Pertama pada Ikan Lele
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, tim peneliti internasional telah mengidentifikasi kasus kanker menular pertama yang pernah tercatat pada ikan, khususnya pada spesies lele cokelat (Ameiurus nebulosus) yang ditemukan di sebuah danau air tawar di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada. Penemuan ini juga menandai pertama kalinya kanker menular terdeteksi dalam ekosistem air tawar.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Nature ini berawal dari pengamatan pada tahun 2012, ketika para nelayan dan ahli biologi menemukan sejumlah besar lele dengan lesi hitam di Danau Memphremagog, yang terletak di wilayah Vermont, Amerika Serikat, dan Quebec, Kanada. Penelitian sebelumnya mengindikasikan bahwa bercak-bercak ini adalah melanoma ganas, dengan tingkat prevalensi yang sangat tinggi, mencapai 23 hingga 37 persen dari ikan yang diperiksa.

Para peneliti awalnya menduga bahwa timbulnya kanker ini disebabkan oleh paparan zat beracun atau patogen akibat pencemaran lingkungan, bahkan sempat mengaitkannya dengan banjir dari Badai Tropis Irene pada tahun 2011 yang berpotensi membawa polutan ke danau. Namun, analisis genetik mendalam mengungkap pola yang berbeda. Tumor pada ikan-ikan tersebut menunjukkan identitas genetik yang independen dari sel sehat ikan inangnya.

Melalui pengurutan genom lengkap jaringan tumor dan jaringan sehat dari ikan yang terpengaruh, serta membandingkannya dengan lele dari populasi lain, para ilmuwan menemukan bahwa sel tumor dari ikan yang berbeda memiliki kekerabatan yang lebih tinggi satu sama lain dibandingkan dengan sel sehat dari ikan tempat tumor itu tumbuh. Hal ini mengindikasikan bahwa tumor memiliki ciri khas kanker klonal yang dapat menyebar.

Meskipun belum ada bukti kuat yang mengaitkan virus atau mikroorganisme tertentu dengan melanoma pada lele ini, serta peran patogen dalam pembentukan awal atau penyebaran kanker belum sepenuhnya dapat disingkirkan, bukti yang ada menunjukkan bahwa sel kanker itu sendiri kemungkinan besar bertindak sebagai agen penular. Mekanisme penularan yang pasti masih dalam penyelidikan, namun beberapa hipotesis mencakup kontak fisik antar lele saat reproduksi, kelangsungan hidup sel tumor di lingkungan air atau sedimen, atau perubahan fisiologis terkait reproduksi yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh ikan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.