bytedaily - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Indonesia berhasil mengukuhkan posisinya di kancah internasional dengan meraih tiga penghargaan prestisius dari International Civil Aviation Organization (ICAO) dalam ajang Global Implementation Support Symposium (GISS) 2026 di Marrakech, Maroko. Prestasi ini menegaskan peran sentral Indonesia dalam pengembangan standar pelatihan penerbangan global, khususnya melalui program Trainair Plus.
Tiga penghargaan yang berhasil disabet Kemenhub adalah Platinum Member ICAO Trainair Plus, Most Implemented STP Across the Network untuk program Ramp Safety Awareness, dan Highest Number of ICAO Training Packages Developed. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Sekjen ICAO Juan Carlos Salazar kepada perwakilan dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kemenhub, menandai pengakuan atas kontribusi signifikan Indonesia dalam ekosistem pelatihan penerbangan dunia.
Capaian ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi di bawah Kemenhub, tetapi juga memperkuat daya saing mereka di pasar kerja global. Dengan paparan terhadap standar dan paket pelatihan ICAO yang diakui dunia, lulusan diharapkan memiliki kompetensi teknis dan kesadaran keselamatan yang lebih tinggi, serta siap terserap di industri penerbangan internasional.