bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Indosat dan XLSmart Tanggapi Evaluasi Komdigi soal Perlindungan Kuota

Redaksi 09 Oktober 2026 10 views
Indosat dan XLSmart Tanggapi Evaluasi Komdigi soal Perlindungan Kuota
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, operator seluler menanggapi evaluasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terhadap paket internet yang dinilai belum optimal dalam menerapkan putusan Mahkamah Konstitusi mengenai perlindungan sisa kuota.

Director & Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison Reski Damayanti mengatakan perusahaannya berupaya menyediakan layanan sesuai kebutuhan pelanggan sekaligus mengikuti kebijakan yang berlaku. Indosat, ujarnya, telah menawarkan Paket Istimewa dengan manfaat akumulasi kuota dan sedang menyiapkan layanan serupa untuk pelanggan Tri. Informasi lebih lanjut akan disampaikan melalui kanal resmi masing-masing.

Reski juga menyebut Indosat meningkatkan penyajian informasi layanan agar lebih mudah dipahami, menambah frekuensi notifikasi pengingat, serta menyediakan kanal chatbot untuk pengaduan pelanggan IM3 dan Tri. Perusahaan akan mengkaji langkah perlindungan tambahan dengan mempertimbangkan kepentingan pelanggan, kualitas layanan, dan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Director dan Chief Regulatory XLSmart Merza Fachys mengatakan sekitar 90 persen paket internet perusahaannya menggunakan mekanisme rollover. Paket lainnya memakai skema non-rollover dengan bentuk perlindungan tertentu bagi pelanggan.

Menurut Merza, putusan MK memberi operator pilihan menggunakan mekanisme rollover atau non-rollover. Ia menyatakan XLSmart menilai seluruh paketnya telah memenuhi ketentuan, meski Komdigi menilai perlindungan pada sembilan paket non-rollover belum optimal. Perusahaan, katanya, akan menyempurnakan perlindungan pada paket-paket tersebut.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.