bytedaily - Industri otomotif global tengah mengalami transformasi cepat menuju kendaraan listrik (EV), dengan Ford meluncurkan bisnis baterai baru untuk memanfaatkan investasi mahal di sektor tersebut, sementara Stellantis merekrut 2.000 insinyur guna meningkatkan kualitas produk dan memulihkan penjualan.
Honda turut meramaikan tren ini dengan menghidupkan kembali model Insight sebagai crossover EV kompak yang diproduksi di China, menargetkan pasar yang semakin kompetitif. Sementara itu, Hyundai dan Kia terpaksa memangkas serta menunda peluncuran beberapa model EV akibat tantangan ekonomi dan permintaan yang fluktuatif.
Di sisi distribusi, berbagai transaksi penjualan dealer Mercedes-Benz, Hyundai, dan Toyota telah terjadi di berbagai wilayah, mencerminkan restrukturisasi jaringan pemasaran di tengah perubahan preferensi konsumen. Tren ini menjadi sorotan di Indonesia, di mana minat terhadap EV terus meningkat seiring insentif pemerintah.