bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, industri perusahaan pembiayaan terus mengupayakan peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Edukasi tentang penggunaan pembiayaan secara bijak diperlukan agar masyarakat memilih layanan sesuai kebutuhan dan kemampuan membayar.
Upaya itu menjadi salah satu fokus Multifinance Day 2026, yang digelar Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) pada 9–11 Oktober 2026 di Living World Denpasar, Bali. Dengan tema “Bijak Berutang, Hidup Sejahtera”, kegiatan ini menjadi sarana untuk mengenalkan layanan pembiayaan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan keuangan.
PT Akulaku Finance Indonesia ikut serta dengan memberikan informasi mengenai layanan pembiayaan, termasuk Akulaku PayLater. Edukasi yang diberikan antara lain menekankan penggunaan fasilitas pembiayaan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.
Presiden Direktur PT Akulaku Finance Indonesia Perry Barman Slangor menyampaikan bahwa akses pembiayaan perlu disertai edukasi yang memadai. Menurutnya, pemahaman tersebut dapat membantu masyarakat mengambil keputusan keuangan secara bijak dan menggunakan fasilitas pembiayaan sesuai kebutuhan serta kemampuan.
Perry menambahkan, Multifinance Day 2026 juga memberi kesempatan kepada perusahaan pembiayaan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memahami kebutuhan finansial mereka.
Selama tiga hari, kegiatan itu menghadirkan beragam aktivitas interaktif yang dapat diikuti masyarakat. Melalui rangkaian acara tersebut, masyarakat diharapkan mengenal layanan pembiayaan serta memahami pentingnya mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan finansial sebelum menggunakan kredit.
Pemahaman tentang kewajiban pembayaran, kesesuaian produk dengan kebutuhan, dan pengelolaan keuangan diperlukan agar penggunaan layanan pembiayaan tidak menjadi beban finansial di kemudian hari.