bytedaily - Debut pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akan menandai dimulainya FIFA Series 2026 saat berhadapan dengan Saint Kitts & Nevis pada Jumat (27/3) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Laga ini menjadi tolok ukur awal bagi Herdman dalam upaya membangkitkan kepercayaan publik setelah kegagalan Timnas di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Herdman dilaporkan fokus pada aspek mentalitas pemain, yang ia pupuk melalui pendekatan personal, termasuk memantau langsung para pemain yang berkarier di Eropa. Keseluruhan 23 pemain yang dipanggil telah berkumpul dan mengikuti latihan terakhir dengan intensitas tinggi, tanpa ada latihan terpisah.
Dalam sesi latihan, terlihat staf kepelatihan Herdman membagi tugas secara spesifik di setiap lini. Steven Vitoria, eks pemain timnas Kanada, tampak memberikan perhatian khusus pada lini pertahanan, mengindikasikan kemungkinan penerapan formasi tiga bek tengah, yang pernah populer di era Shin Tae Yong. Formasi 3-4-2-1 diprediksi akan diadopsi Herdman dalam pertandingan perdananya.
Di lini depan, Herdman mengasah para penyerang seperti Ole Romeny, Mauro Zijlstra, dan Ramadhan Sananta untuk menyelesaikan umpan silang dari sektor sayap yang diisi oleh M. Rabbani, Ragnar Oratmangoen, dan Yakob Sayuri. Sementara itu, Nova Arianto menangani lini tengah dengan fokus pada permainan satu sentuhan.
Herdman sendiri mengakui bahwa ia akan melanjutkan dan membangun fondasi yang telah diletakkan oleh pelatih sebelumnya, Shin Tae Yong, terutama dalam hal struktur pertahanan. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi Timnas Indonesia.