bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:53 WIB

KAI Tertarik Kembangkan Trans Sumatra, China dan Rusia Lirik Trans Kalimantan

Redaksi 08 Agustus 2026 9 views
KAI Tertarik Kembangkan Trans Sumatra, China dan Rusia Lirik Trans Kalimantan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunjukkan minat untuk mengembangkan proyek Trans Sumatra Railway. Sementara itu, investor dari China dan Rusia dikabarkan lebih tertarik untuk menggarap proyek Trans Kalimantan Railway.

Pemerintah, menurut Budi Karya Sumadi, tengah menjajaki kerja sama dengan berbagai investor, baik domestik maupun internasional, guna mewujudkan pembangunan jaringan kereta api lintas pulau ini. Ia menyebutkan bahwa China dan Rusia termasuk di antara negara yang telah diajak berdiskusi.

Koordinasi juga telah dilakukan antara pemerintah dan KAI untuk menyusun peta jalan pengembangan jaringan kereta di kedua pulau tersebut. Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa pembangunan Trans Sumatra dinilai relatif lebih mudah karena sebagian besar jalur sudah tersedia dan hanya memerlukan penyambungan antar lintasan. Berbeda dengan Trans Kalimantan yang pembangunannya harus dimulai dari nol.

Hingga kini, pemerintah belum menghitung kebutuhan investasi untuk proyek ini. Rencananya, pemerintah akan menunggu kajian bisnis dari calon investor sebelum menentukan skema pengembangan lebih lanjut, tergantung pada kelayakan yang mereka lihat.

Lebih lanjut, Budi Karya Sumadi mengemukakan bahwa KAI, yang kini menjadi bagian dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, lebih berfokus pada pengembangan jaringan kereta di Sumatra. Di sisi lain, investor dari China dan Rusia menunjukkan ketertarikan yang lebih besar pada proyek Trans Kalimantan.

Sebelumnya, Presiden terpilih Prabowo Subianto telah menyampaikan rencana pemerintah untuk membangun jaringan Trans Sumatra dan Trans Kalimantan sebagai upaya penguatan konektivitas nasional. Ia menekankan manfaat luas transportasi kereta api bagi masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah, serta efisiensinya sebagai moda logistik. Prabowo juga menambahkan bahwa di banyak negara, layanan kereta api seringkali diposisikan sebagai pelayanan publik yang strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, bukan semata-mata berorientasi pada keuntungan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.