bytedaily
Kamis, 25 Juni 2026 - 03:46 WIB

KAI Tingkatkan Fasilitas Stasiun LRT Jabodebek Seiring Lonjakan Penumpang

Redaksi 25 Juni 2026 2 views
KAI Tingkatkan Fasilitas Stasiun LRT Jabodebek Seiring Lonjakan Penumpang
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus berupaya meningkatkan kualitas layanan LRT Jabodebek seiring dengan peningkatan jumlah penumpang yang signifikan. Pada periode Januari hingga Mei 2026, tercatat 13,21 juta pengguna telah dilayani, menunjukkan kenaikan sekitar 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 10,72 juta pengguna.

Menyikapi lonjakan penumpang ini, KAI gencar melakukan berbagai pembenahan fasilitas di sejumlah stasiun LRT Jabodebek. Upaya ini bertujuan untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan keandalan layanan bagi seluruh masyarakat pengguna.

Menurut Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, peningkatan fasilitas merupakan elemen krusial dalam menunjang kualitas transportasi publik yang aman dan terintegrasi. Ia menekankan bahwa keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap layanan transportasi publik. Oleh karena itu, setiap program perawatan dan perbaikan fasilitas selalu mengedepankan aspek keselamatan, baik bagi penumpang maupun petugas.

"Keselamatan merupakan fondasi utama layanan transportasi publik. Karena itu, setiap program perawatan dan peningkatan fasilitas yang kami lakukan selalu mengedepankan aspek keselamatan bagi pengguna maupun petugas, sehingga pengguna dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman sejak berada di area stasiun hingga tiba di tujuan," ujar Radhitya dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (24/6/2026).

Sepanjang tahun 2026, KAI telah melaksanakan berbagai pekerjaan peningkatan fasilitas. Di antaranya adalah optimalisasi sistem penerangan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Stasiun Pancoran, area pintu masuk dan JPO Stasiun Kuningan, area JPO dan lift Stasiun Rasuna Said. Selain itu, penambahan pendingin udara juga dilakukan di area concourse Stasiun Dukuh Atas.

Program peremajaan lift dan eskalator juga menyasar beberapa stasiun, termasuk Jatimulya, Bekasi Barat, Jatibening Baru, dan Cikunir 1. Pekerjaan ini meliputi penggantian komponen-komponen vital untuk memastikan keandalan fasilitas yang digunakan sehari-hari oleh publik.

Lebih lanjut, KAI juga melakukan perawatan korektif pada sistem waterproofing atap di seluruh stasiun LRT Jabodebek. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas tetap berfungsi optimal dalam berbagai kondisi cuaca.

Radhitya menambahkan bahwa keberadaan fasilitas yang andal sangat berpengaruh terhadap pengalaman perjalanan pengguna. Hal ini semakin penting mengingat meningkatnya kebutuhan masyarakat akan transportasi publik yang nyaman dan terintegrasi. Ia mencatat rata-rata pengguna harian pada hari kerja juga mengalami peningkatan dari sekitar 98 ribu pengguna pada periode Januari-Mei 2025 menjadi sekitar 120 ribu pengguna pada periode yang sama tahun ini.

"Peningkatan ini menunjukkan semakin besarnya peran LRT Jabodebek dalam mendukung mobilitas masyarakat di kawasan Jabodetabek. LRT Jabodebek merupakan bagian dari ekosistem transportasi perkotaan yang terhubung dengan berbagai moda transportasi lainnya. Karena itu, peningkatan fasilitas terus dilakukan agar pengguna dapat berpindah moda dengan lebih aman, nyaman, dan lancar. Pada akhirnya, seluruh upaya ini ditujukan untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi masyarakat," pungkas Radhitya.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.