bytedaily
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Spesifikasi Teknis Lengkap

Redaksi 18 September 2026 9 views
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Spesifikasi Teknis Lengkap
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, kapal induk pertama Indonesia yang bernama Giuseppe Garibaldi berhasil menurunkan jangkar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat, 18 September, pukul 07.58 WIB. Kedatangan tersebut disambut dengan tabuhan gendang dan penampilan marching band TNI yang mempersembahkan lagu Betawi "Si Jali Jali".

Menurut keterangan Antara, sejumlah pejabat militer tinggi hadir menyambut kapal, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, serta KSAU Marsekal Mohamad Tonny Harjono.

Kapal ini berangkat dari Italia pada Senin, 24 Agustus, dan selama perjalanan ditemani oleh kapal perang Angkatan Laut Italia. Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyebut bahwa Giuseppe Garibaldi sempat singgah di beberapa negara, termasuk Sri Lanka, sebelum memasuki perairan Indonesia melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I di wilayah Bangka Belitung. Sesampainya di wilayah Indonesia, kapal induk langsung diawasi oleh dua kapal perang TNI AL, KRI Brawijaya‑320 dan KRI Prabu Siliwangi‑321.

Nama Giuseppe Garibaldi diambil dari tokoh militer Italia abad ke‑19, dan kapal ini pertama kali diluncurkan pada tahun 1983. Sebelum diserahkan ke TNI AL, kapal mengalami modernisasi besar di galangan Taranto, Italia.

Dari segi teknis, Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dan dapat melaju hingga 30 knot (sekitar 56 km/jam) berkat sistem propulsi COGAG (Combined Gas Turbine and Gas Turbine) yang terbagi dalam dua ruang mesin terpisah untuk meningkatkan keselamatan. Displacement kapal diperkirakan mencapai 13,8 ribu ton.

Kapal induk ini dirancang dengan kemampuan lepas landas jarak pendek dan pendaratan vertikal (STOVL), yang meskipun membatasi jenis pesawat yang dapat dioperasikan, tetap memungkinkan pengangkutan beragam helikopter untuk operasi serbu. Kapasitas kru inti mencapai sekitar 600 orang, ditambah 230 personel grup udara, 100 personel komando, dan dalam kondisi tertentu dapat menampung hingga 600 pasukan komando tambahan.

Selain peran sebagai platform penerbangan, Giuseppe Garibaldi juga dilengkapi dengan sistem pertahanan diri yang kuat, menjadikannya lebih mandiri dibandingkan kapal induk standar yang biasanya sangat bergantung pada kapal pengawal.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.
Topik Terkait:
#teknologi #militer #indonesia