bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 14:37 WIB

Kasus Utang Piutang di Pengadilan Meningkat, Banyak Warga Kesulitan Bayar Tagihan Energi

Redaksi 01 Mei 2026 12 views
Kasus Utang Piutang di Pengadilan Meningkat, Banyak Warga Kesulitan Bayar Tagihan Energi
Ilustrasi visual (Sumber: bbc.com)

bytedaily - Dilansir dari bbc.com, jumlah kasus pengadilan terkait utang yang tidak terbayar mengalami peningkatan signifikan di Inggris. Data dari Registry Trust menunjukkan 270.537 kasus baru diputuskan pada kuartal pertama tahun ini, naik 17,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini terjadi di tengah lonjakan utang energi yang mencapai rekor tertinggi lebih dari £4,5 miliar di seluruh perusahaan energi di Inggris.

Salah satu yang terdampak adalah Mark Sumner, seorang ayah tunggal dengan dua putra remaja yang tinggal di dekat Redditch. Ia terjerat utang lebih dari £2.000 setelah tagihan energinya melonjak dari £80 menjadi £220 per bulan. Kenaikan tagihan energi ini menjadi pemicu utama masalah keuangannya yang sudah berlangsung beberapa tahun.

"Tagihan energi benar-benar mendorong kami melewati batas," ujar Mark. Ia mengaku takut membuka surat-surat yang datang karena bisa ditebak isinya. Ketika ia akhirnya menerima putusan Pengadilan Distrik (County Court Judgement/CCJ), ia merasa "mengerikan" dan "cukup menakutkan".

CCJ adalah dokumen hukum yang memaksa seseorang untuk membayar utangnya. Mark terpaksa menggunakan kartu kredit untuk pengeluaran sehari-hari dan beralih ke bank makanan. Akhirnya, ia menjual rumah keluarganya untuk melunasi utangnya. Keluarga tersebut kini tinggal di perumahan sosial dan berupaya memulihkan kondisi keuangan dengan bantuan badan amal lokal. Namun, Mark khawatir perang di Iran akan kembali menaikkan harga energi.

"Kapan ini akan berakhir?" tanyanya. "Kita tidak bisa terus-menerus seperti ini. Jika tagihan energi Anda mengambil sepertiga dari uang Anda dan kemudian sewa mengambil setengahnya, Anda hanya menyisakan sangat sedikit di akhir."

Angka dari UK Finance juga menunjukkan penurunan transaksi kartu debit sebesar 3,5% pada Januari, sementara transaksi kartu kredit meningkat 3,6%. Hal ini mengindikasikan semakin banyak orang, seperti Mark, yang terpaksa berutang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

CCJ adalah perintah pengadilan di Inggris, Wales, dan Irlandia Utara bagi individu yang gagal membayar utang. Di Skotlandia, putusan serupa disebut 'decrees'. Ini adalah langkah yang dapat diambil kreditur seperti perusahaan energi, dewan kota, dan pemilik properti dalam proses penagihan utang. Jika utang tidak dibayar, CCJ dapat dicatat dalam laporan kredit individu dan berlaku selama enam tahun, yang dapat menyulitkan pengajuan KPR, kartu kredit, sewa properti, atau kontrak ponsel.

Putusan dapat dihapus dari laporan kredit jika utang dibayar dalam waktu satu bulan setelah menerima putusan. Jika diselesaikan lebih lambat, putusan tetap tercatat dengan keterangan telah dibayar.

Jane di Coventry juga mengalami masalah serupa dengan tagihan energinya. Ia memiliki beberapa masalah kesehatan dan saat ini berutang £800 kepada pemasok energinya. "Saya harus menghitung setiap sen dan semuanya harus diperhitungkan," katanya. "Saya mungkin hanya makan satu kali sehari karena saya tidak mampu makan dua atau bahkan tiga kali, dan saya menjadi sangat sedih dan emosional karena ini terus-menerus." Ia menggambarkan dirinya "hanya bertahan" dan sering meminta bantuan finansial dari keluarganya. Saat ini, ia dibantu oleh badan amal utang.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.