bytedaily
Senin, 13 Juli 2026 - 12:58 WIB

Kekalahan Inggris dari Argentina di Piala Dunia 1998 Diwarnai Kartu Merah David Beckham

Redaksi 13 Juli 2026 2 views
Kekalahan Inggris dari Argentina di Piala Dunia 1998 Diwarnai Kartu Merah David Beckham
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, duel antara tim nasional Inggris dan Argentina di ajang Piala Dunia seringkali diwarnai dengan tensi tinggi, salah satunya terjadi pada edisi 1998 yang berujung pada kartu merah bagi David Beckham.

Secara keseluruhan, Inggris dan Argentina telah berhadapan sebanyak lima kali di Piala Dunia, dengan Inggris unggul dalam statistik kemenangan tiga kali berbanding dua kali milik Argentina. Namun, dua kekalahan Inggris terjadi pada Piala Dunia 1986 di Meksiko dan 1998 di Prancis, di mana kedua pertandingan tersebut menyisakan kontroversi.

Selain gol 'Tangan Tuhan' Diego Maradona yang ikonik pada Piala Dunia 1986, kekalahan Inggris di Piala Dunia 1998 yang diwarnai kartu merah David Beckham juga menjadi momen yang tak terlupakan. Kartu merah yang diterima Beckham saat itu sempat membuatnya menjadi sosok yang tidak disukai di negaranya, padahal sebelumnya ia kerap dipuji.

Insiden yang mengubah hidup David Beckham terjadi pada babak 16 besar Piala Dunia 1998 melawan Argentina. Pertandingan tersebut berlangsung dalam atmosfer yang sangat emosional, mencerminkan rivalitas panjang kedua negara.

Di tengah jalannya pertandingan yang ketat, Beckham terlibat kontak fisik dengan gelandang Argentina, Diego Simeone. Setelah terjatuh, Beckham melakukan gerakan yang dianggap sebagai tendangan kepada Simeone. Wasit pertandingan kemudian memutuskan untuk memberikan kartu merah langsung kepada Beckham. Akibatnya, Inggris harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain dalam kedudukan imbang 2-2.

Meskipun Inggris mampu memberikan perlawanan hingga babak perpanjangan waktu, mereka akhirnya harus tersingkir setelah kalah dalam adu penalti. Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi publik Inggris, yang saat itu memiliki harapan besar pada generasi pemainnya.

Banyak pihak menilai kartu merah Beckham sebagai salah satu faktor utama kegagalan Inggris melaju lebih jauh. Beckham kemudian mendapatkan kesempatan untuk menebusnya pada Piala Dunia 2002, ketika Inggris kembali bertemu Argentina di fase grup. Dalam pertandingan tersebut, Beckham berhasil mengeksekusi penalti dengan tenang, mencetak satu-satunya gol di laga itu dan membawa Inggris meraih kemenangan. Momen ini menjadi simbol kebangkitan Beckham setelah insiden pahit di Piala Dunia 1998.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.