bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, bersama Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan penyerahan Bantuan Pangan Pemerintah kepada warga di Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, pada Rabu (12/8). Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Lidah Kulon.
Kehadiran langsung kedua pejabat tersebut menunjukkan sinergi pemerintah dalam memastikan bantuan pangan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, serta memastikan program berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.
Setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Surabaya menerima alokasi beras sebanyak 30 kilogram, yang mencakup jatah untuk Juli, Agustus, dan September 2026, dengan masing-masing bulan mendapatkan 10 kilogram.
Di Kelurahan Lidah Kulon sendiri, terdapat 495 PBP yang menerima total 14.850 kilogram beras. Sementara itu, jumlah PBP di Kota Surabaya secara keseluruhan mencapai 184.313 orang.
Untuk tingkat Provinsi Jawa Timur, bantuan pangan beras ditujukan bagi 5.690.353 PBP. Secara nasional, program ini menyasar sekitar 33,24 juta PBP dengan total alokasi beras sekitar 997,2 ribu ton.
Mentan Amran menyatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI untuk memberikan dukungan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan target penyaluran yang secepat mungkin.
Ia menambahkan bahwa ketersediaan stok beras yang melimpah menjadi dasar penyaluran ini, yang merupakan wujud kepedulian Presiden kepada rakyat Indonesia. Surabaya menjadi lokasi kedua penyaluran setelah sebelumnya dilaksanakan di Alor, Nusa Tenggara Timur.
Amran berharap kehadiran pemerintah di lapangan dapat memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi penerima.
Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan kesiapan Bulog sebagai operator utama program Bantuan Pangan untuk menjalankan penugasan pemerintah secara optimal. Ia menyatakan bahwa kehadiran langsung di Surabaya merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan bantuan sampai kepada masyarakat.
Rizal menambahkan bahwa Bulog berperan mulai dari penyediaan stok, pengelolaan logistik, hingga pendistribusian beras kepada PBP dengan memanfaatkan jaringan yang ada di seluruh Indonesia. Dengan stok beras nasional yang memadai, Bulog siap mendukung penuh arahan Presiden untuk penyaluran bantuan pangan yang tepat sasaran dan tepat waktu ke seluruh wilayah Indonesia.