bytedaily
Senin, 18 Mei 2026 - 19:19 WIB

Kepercayaan Jadi Pertanyaan Kunci dalam Sidang Elon Musk vs. OpenAI

Redaksi 18 Mei 2026 6 views
Kepercayaan Jadi Pertanyaan Kunci dalam Sidang Elon Musk vs. OpenAI
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, pengacara Elon Musk dan OpenAI telah menyampaikan argumen penutup mereka minggu ini, menyerahkan keputusan kepada juri mengenai apakah OpenAI melakukan kesalahan dalam transformasinya menjadi organisasi yang lebih berorientasi keuntungan. Salah satu tema utama yang muncul dalam hari-hari terakhir persidangan adalah mengenai kepercayaan terhadap CEO OpenAI, Sam Altman. Pengacara Musk, Steve Molo, secara khusus menginterogasi Altman mengenai kebenaran pernyataan yang dibuatnya saat memberikan kesaksian di hadapan kongres.

Kirsten Korosec, salah satu kontributor dalam laporan ini, mencatat bahwa Musk sendiri juga kerap melontarkan pernyataan yang menyesatkan, menunjukkan bahwa isu kepercayaan tidak hanya terbatas pada Altman. Menurutnya, pertanyaan fundamental mengenai kepercayaan ini tidak hanya relevan bagi Altman, tetapi juga bagi banyak jurnalis teknologi, pembuat kebijakan, dan konsumen yang semakin peduli terhadap semua laboratorium kecerdasan buatan (AI). Hal ini disebabkan oleh kurangnya transparansi, mengingat sebagian besar perusahaan AI masih bersifat tertutup.

Dalam diskusi yang disadur dari podcast TechCrunch's Equity, Anthony Ha menyoroti sebuah tajuk berita provokatif yang menanyakan, "Siapa yang Percaya Sam Altman?". Kirsten Korosec kemudian mengembalikan pertanyaan tersebut kepada Anthony, yang mengakui bahwa pertanyaan tersebut terasa liar untuk dibahas dalam konteks jurnalistik, namun pada intinya merupakan inti dari persidangan dan pemahaman atas perebutan kekuasaan eksekutif di OpenAI yang dikenal sebagai "The Blip".

Anthony menambahkan bahwa banyak orang yang pernah bekerja dengan Altman merasa tidak mempercayainya. Altman sendiri mengakui bahwa ia cenderung menghindari konflik dan terkadang mengatakan apa yang ingin didengar orang lain, serta sedang berusaha memperbaiki hal tersebut. Meskipun hal ini terdengar masuk akal dan dapat menyebabkan kesalahpahaman, Anthony berpendapat bahwa ia sebagai pribadi yang juga menghindari konflik, berharap tidak akan dipertanyakan kepercayaannya jika situasinya sama.

Kirsten menyanggah bahwa pertanyaan mengenai kepercayaan pada Altman, meskipun provokatif, tidak sepenuhnya mencakup esensi persidangan. Ia menekankan bahwa ini adalah pertanyaan mendasar yang berlaku untuk seluruh industri AI, tidak hanya Altman. "Ini benar-benar bermuara pada kepercayaan, karena kita tidak memiliki wawasan yang memadai—ini semua adalah perusahaan swasta, masih banyak yang tertutup," ujarnya. Ia menambahkan bahwa meskipun niatnya bisa mulia, penyalahgunaan tetap bisa terjadi. Oleh karena itu, isu ini lebih luas dari sekadar siapa yang mempercayai Sam Altman.

Sean O’Kane secara tegas menyatakan ketidakpercayaannya terhadap Altman, meskipun ia juga mengaku tidak mempercayai kebanyakan orang secara umum. Sidang tersebut dijadwalkan berakhir hari itu, dan publik menantikan keputusan juri.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.