bytedaily - Arijanet Muric, penjaga gawang Sassuolo, menorehkan performa gemilang dalam pertandingan lanjutan Liga Italia melawan Juventus di Stadion Allianz. Ia sukses menjadi figur krusial bagi timnya, terutama setelah berhasil menggagalkan tendangan penalti yang dieksekusi oleh Manuel Locatelli.
Momen krusial terjadi menjelang akhir pertandingan ketika wasit menunjuk titik putih setelah menilai Jay Idzes melakukan handball saat berduel dengan Dusan Vlahovic. Setelah tinjauan VAR, keputusan penalti dikonfirmasi, memberikan kesempatan bagi Juventus untuk mengubah hasil.
Namun, eksekusi penalti dari Locatelli berhasil dibaca dan ditahan dengan sigap oleh Muric. Kiper asal Kosovo ini mengungkapkan keyakinannya sebelum menghadapi tendangan tersebut. "Saya sangat yakin bahwa saya mampu membendungnya. Itu [penalti] adalah pertanyaan tentang perasaan. Dan saya pikir, saya akan mampu mengatasinya," ujar Muric kepada Sassuolo News.
Selain penyelamatan penaltinya, Muric juga pamer kebolehan dengan menepis sundulan Arkadiusz Milik di menit-menit akhir pertandingan. Meski Sassuolo sedikit beruntung karena bola liar hasil sundulan tersebut tidak berhasil dimanfaatkan oleh Dusan Vlahovic, Muric menegaskan bahwa penyelamatan pada sundulan tersebut justru lebih menantang dibandingkan penalti. "Sundulan itu lebih sulit untuk diselamatkan [dibanding penalti]," katanya.
Muric menyatakan kepuasannya atas performa individu maupun tim. "Kami punya banyak kesempatan, saya puas dengan performa saya namun kami juga memainkan sebuah laga luar biasa sebagai sebuah tim," pungkasnya. Hasil imbang ini menempatkan Sassuolo di posisi ke-10 klasemen sementara Liga Italia dengan 39 poin.