bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Komdigi Tindaklanjuti Dugaan Kebocoran Data Pribadi Meutya Hafid

Redaksi 02 Oktober 2026 14 views
Komdigi Tindaklanjuti Dugaan Kebocoran Data Pribadi Meutya Hafid
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyampaikan bahwa data yang ramai dibicarakan terkait dugaan kebocoran data pribadi Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid merupakan data lama. Namun, pernyataan resmi Komdigi tidak secara khusus membahas data Meutya.

Dugaan tersebut mencuat setelah sebuah akun Instagram mengunggah video yang mengklaim menemukan sejumlah data pribadi Meutya. Akun itu tidak menyebutkan secara spesifik platform tempat data tersebut ditemukan.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi Alexander Sabar mengatakan pihaknya tetap mengusut dan menindaklanjuti temuan tersebut. Komdigi juga berkoordinasi dengan Kepolisian mengenai situs yang diduga memperjualbelikan data pribadi.

Menurut Alexander, situs yang teridentifikasi digunakan untuk aktivitas tersebut ditindaklanjuti sesuai kewenangan, termasuk dengan pemblokiran akses. Penelusuran dilakukan untuk mengetahui sumber penyebaran, sarana yang digunakan, dan pihak-pihak yang terlibat.

Alexander mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan data pribadi milik orang lain. Ia menegaskan bahwa data yang telah beredar di ruang digital tetap merupakan data pribadi dan penyebarannya tanpa dasar yang sah dapat dikenai ketentuan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

Komdigi menilai ancaman keamanan data terus berkembang dan dapat melintasi negara. Data yang pernah bocor bisa kembali muncul melalui berbagai saluran, sehingga penanganannya memerlukan kerja sama pemerintah, aparat penegak hukum, penyelenggara platform digital, dan masyarakat.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.