bytedaily
Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Kreator Muda Manfaatkan Platform Digital untuk Dongkrak UMKM dan Aksi Lingkungan

Redaksi 18 Agustus 2026 1 views
Kreator Muda Manfaatkan Platform Digital untuk Dongkrak UMKM dan Aksi Lingkungan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, aktivitas para kreator di platform digital kini telah berkembang melampaui sekadar produksi konten. Mereka secara aktif menggunakan basis pengikut dan ekosistem digital untuk memberikan dampak nyata pada perekonomian, kelestarian lingkungan, serta pelestarian budaya.

Tiga kreator muda, yaitu Jerhemy Owen, Elsa Novia, dan Hendri Alejandro, menjadi contoh bagaimana mereka mengoptimalkan kegiatan digital untuk berbagai inisiatif di masyarakat. Hendri Alejandro, misalnya, memanfaatkan platform seperti Ibun Mall untuk membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dalam memperluas jangkauan pasar melalui program affiliate dan live shopping. Ia melihat potensi industri rumahan di desanya yang terkendala akses pasar luas, sehingga ia berinisiatif memasarkan produk secara digital dan melatih warga menjadi host live shopping. Hingga kini, Ibun Mall telah mendukung lebih dari 30 UMKM lokal dan menggandeng lebih dari 100 host live, serta Hendri membangun Komunitas Host 1 Miliar dengan lebih dari 300 anggota.

Di sektor lingkungan, Jerhemy Owen menggunakan konten digital untuk menggalang partisipasi publik dalam program penanaman pohon dan penyediaan air bersih. Melalui gerakan Wenanam, lebih dari 10 ribu bibit pohon berhasil terkumpul pada tahun 2025. Gerakan ini dilanjutkan dengan inisiatif #PohonUntukAceh yang hingga Juli 2026 telah mengumpulkan 250 ribu bibit. Selain itu, Jerhemy juga memimpin program Wengalir yang berfokus pada pembangunan akses air bersih di Nusa Tenggara Timur serta pembangunan sekolah.

Sementara itu, Elsa Novia berfokus pada pengenalan sejarah dan budaya Tionghoa-Indonesia melalui konten digitalnya. Ia menginisiasi Benteng Walking Tour di kawasan Kota Lama Tangerang dan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, yang telah diikuti ribuan peserta selama tiga tahun terakhir. Tur budaya ini tidak hanya memperkenalkan warisan Tionghoa Benteng, tetapi juga membuka peluang bagi destinasi budaya, pelaku kuliner, dan UMKM lokal untuk mendapatkan perhatian lebih dari pengunjung.

Ketiga contoh ini menunjukkan potensi platform digital sebagai sarana yang efektif untuk memperluas dampak positif di luar ranah digital, tidak hanya sebagai media hiburan atau komunikasi, tetapi juga sebagai katalisator penguatan ekonomi lokal, gerakan pelestarian lingkungan, dan promosi kekayaan budaya.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.