bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, survei Counterpoint Research menyebut krisis memori pada kuartal III 2026 mendorong kenaikan harga ponsel dan memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli perangkat baru.
Analis Senior Counterpoint Research Shilpi Jain mengatakan kelangkaan memori membuat pasar smartphone lebih selektif. Konsumen cenderung menggunakan ponsel lebih lama, mempertimbangkan perangkat refurbished, serta memilih produk yang dinilai menawarkan nilai lebih tinggi.
Di sisi produsen, perusahaan menyesuaikan portofolio, harga, dan strategi pasar untuk menjaga profitabilitas. Permintaan perangkat premium disebut masih relatif kuat, sedangkan segmen menengah ke bawah mendapat tekanan lebih besar. Situasi ini turut memperlebar kesenjangan antara konsumen premium dan konsumen yang sensitif terhadap harga.
Counterpoint mencatat pengiriman smartphone global turun 20 persen secara tahunan pada kuartal III 2026, menjadi angka terendah dalam 14 tahun. Kelangkaan memori mendorong harga DRAM dan NAND naik, meningkatkan biaya komponen, serta membatasi pasokan.
Produsen meneruskan kenaikan biaya komponen kepada konsumen. Dampaknya, harga ritel smartphone naik 20 persen dan harga jual rata-rata pasar meningkat pada 2026. Counterpoint juga menyebut sejumlah model murah keluar dari rentang harga yang banyak diminati, sementara keterbatasan stok membuat produsen membatasi pengiriman.
Counterpoint menilai prospek industri ponsel sepanjang sisa 2026 masih menantang, di tengah biaya komponen yang tinggi dan daya beli konsumen yang melemah. Produsen disebut semakin mengutamakan profitabilitas daripada volume pengiriman. Pemangkasan produksi, penyederhanaan lini produk, dan fokus pada perangkat premium diperkirakan berlanjut, sementara segmen sensitif harga menghadapi tekanan dari kenaikan harga dan terbatasnya komponen.
Dalam daftar lima merek smartphone teratas di pasar global pada kuartal III 2026, Samsung menempati posisi pertama dengan pangsa pasar 23 persen. Permintaan Galaxy Z Fold 8 yang kuat dan pasokan komponen stabil untuk seri Galaxy A di segmen menengah negara berkembang turut mendukung posisinya. Meski demikian, pengiriman perangkat Samsung turun 3 persen.