bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, mantan gelandang tim nasional Prancis, Youri Djorkaeff, menuding adanya aksi boikot yang dilakukan oleh rekan-rekan setim Cristiano Ronaldo di timnas Portugal selama gelaran Piala Dunia 2026. Djorkaeff menilai bahwa kegagalan Ronaldo meraih trofi Piala Dunia, yang menjadi salah satu ambisinya, tidak terlepas dari peran rekan-rekannya sendiri.
Djorkaeff berpendapat bahwa jika Portugal memutuskan untuk membawa Ronaldo ke dalam skuad, seharusnya tim bermain untuk mendukungnya. Namun, menurut pandangannya, hal tersebut tidak terjadi di Piala Dunia 2026. Ia melihat ada indikasi Ronaldo tidak mendapatkan umpan yang dibutuhkan atau ditempatkan pada posisi yang optimal di lapangan.
"Anda bisa memilih untuk tidak memanggilnya, atau Anda memanggilnya dan memastikan tim bermain untuknya," ujar Djorkaeff seperti dikutip dari RMC. Ia menambahkan bahwa Ronaldo tidak mendapatkan dukungan yang seharusnya dari timnya sendiri.
Dalam catatan penampilannya di Piala Dunia 2026, Ronaldo mencetak tiga gol, dua di antaranya ke gawang Uzbekistan dan satu ke gawang Kroasia. Gol ke gawang Kroasia menjadi gol tunggalnya di fase gugur Piala Dunia sepanjang karier.