bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Maybank Marathon 2026 diproyeksikan mampu menghasilkan dampak ekonomi sebesar Rp300 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan target tahun sebelumnya yang mencapai Rp255 miliar pada 2025 dan Rp164 miliar pada 2024.
Project Director Maybank Marathon, Bambang Irawan, menyatakan bahwa pertumbuhan nilai ekonomi ini menjadi tolok ukur keberhasilan ajang lari tersebut dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan perekonomian lokal. "Tahun lalu jumlahnya luar biasa, Rp255 miliar, yang meningkat dari tahun sebelumnya Rp164 miliar. Tahun ini tentu kita berharap lebih tinggi lagi, mudah-mudahan tembus Rp300 miliar," ujar Bambang dalam konferensi pers teknis Maybank Marathon 2026.
Peningkatan target ekonomi ini sejalan dengan bertambahnya jumlah peserta. Untuk Maybank Marathon 2026, diperkirakan akan diikuti oleh 14.100 peserta, naik dari 13.600 peserta pada tahun 2025. Ajang yang telah memasuki tahun ke-15 ini akan diselenggarakan pada Minggu, 23 Agustus 2026, di Bali United Training Center, Gianyar, Bali. Peserta lomba berasal dari 46 negara dan akan berkompetisi dalam kategori Marathon 42,195 km, Half Marathon 21,0975 km, 10K, serta kategori wheelchair.
Bambang menambahkan bahwa Maybank Marathon tidak hanya berfokus pada aspek perlombaan, tetapi juga berupaya membangun ekosistem yang memberikan manfaat luas bagi komunitas lokal dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). President Director Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, mengamini hal tersebut, menyatakan bahwa Maybank Marathon telah berkembang menjadi ajang lari bergengsi yang berkontribusi pada ekosistem olahraga, pariwisata, dan ekonomi daerah.
Dengan tema “Pace You Forward”, Maybank Marathon 2026 bertujuan menyajikan pengalaman lari berstandar internasional sekaligus memperkuat potensi sport tourism di Bali. Kehadiran ribuan pelari beserta keluarga, teman, dan komunitas mereka turut mendorong aktivitas ekonomi di luar arena lomba. Selain itu, penyelenggaraan acara ini juga melibatkan partisipasi masyarakat lokal, termasuk sekitar 40 sekolah yang turut memeriahkan zona dukungan bagi para pelari, sekaligus menjadi bagian dari program keberlanjutan yang mencakup literasi keuangan dan pemberdayaan masyarakat.
Konsep “beyond the finish line” yang diusung Maybank Marathon diharapkan dapat menciptakan perputaran ekonomi yang lebih luas melalui aktivitas pelari, pendukung, komunitas, hingga masyarakat sekitar. Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Tigor Tanjung, mengapresiasi konsistensi Maybank Marathon selama 15 tahun dalam memenuhi standar teknis, menjadikannya sebagai contoh bagi penyelenggaraan lomba lari jalanan di Indonesia.