bytedaily
Senin, 13 Juli 2026 - 01:44 WIB

Media Internasional Ungkap Aksi Bocah Indonesia Tiru Kontroversi Laga Argentina vs Mesir

Redaksi 12 Juli 2026 1 views
Media Internasional Ungkap Aksi Bocah Indonesia Tiru Kontroversi Laga Argentina vs Mesir
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Menurut laporan dari cnnindonesia.com, sebuah media asing, Aljazeera Mesir, telah mengangkat fenomena anak-anak di Indonesia yang menirukan kontroversi yang terjadi dalam pertandingan antara Argentina dan Mesir di Piala Dunia 2026.

Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir menjadi pusat perhatian publik. Pertandingan yang dimenangkan Argentina dengan skor 3-2 ini diwarnai oleh keputusan wasit François Letexier yang dinilai menimbulkan perdebatan.

Demam sepak bola dunia rupanya merambah menjadi ide konten kreatif bagi anak-anak. Sebuah video yang beredar di Instagram menampilkan sekelompok anak kecil yang memeragakan ulang adegan-adegan yang menjadi topik pembicaraan dari laga tersebut.

Dalam permainan peran tersebut, lima anak kecil mengambil bagian sebagai pemain Mesir, Lionel Messi, dan bahkan sang wasit. Momen kunci yang ditampilkan adalah ketika gol yang dicetak oleh Mostafa Zico dibatalkan oleh wasit.

Adegan berlanjut dengan pemain yang memerankan Mesir melakukan protes dengan menarik baju wasit. Kejutan muncul ketika terungkap bahwa di balik seragam wasit berwarna kuning, terselip kostum tim Argentina. Hal ini diinterpretasikan sebagai sindiran halus yang menyiratkan keberpihakan wasit kepada tim Argentina.

Konten tersebut dengan cepat menjadi viral dan mengundang beragam komentar. Mayoritas komentar datang dari warganet Indonesia, yang menyatakan kebahagiaan mereka karena kreasi anak-anak dari Tanah Air berhasil diberitakan oleh media asing. Salah satu komentar dari warganet berbunyi, "Bukti Indonesia cinta pada Mesir.".


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.