bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) menggelar seremoni topping off gedung keempat setelah pembangunan selama 10 bulan sejak peletakan batu pertama pada Desember 2025. Gedung tersebut ditargetkan beroperasi pada kuartal I 2027.
Bangunan seluas 7.643 meter persegi itu terdiri atas sembilan lantai dan satu basement. Fasilitas ini akan digunakan untuk Oncology Center yang menyediakan rangkaian layanan kanker, mulai dari deteksi dini dan diagnosis hingga penentuan terapi, pengobatan, serta perawatan lanjutan.
Pusat kanker tersebut akan dilengkapi fasilitas Kedokteran Nuklir, termasuk Digital PET Scan untuk mengevaluasi penyebaran kanker dan memantau respons terhadap pengobatan. Fasilitas lain yang disiapkan meliputi mamografi, poliklinik onkologi, kemoterapi rawat jalan, dan ruang rawat inap khusus pasien kanker.
Layanan baru itu akan terhubung dengan fasilitas radioterapi menggunakan Linear Accelerator (LINAC) yang telah tersedia di MHTG sejak 2023. Menurut informasi sumber, MHTG merupakan rumah sakit pertama di Banten yang memiliki teknologi tersebut.
Penanganan pasien juga didukung Tumor Board, yakni kolaborasi dokter spesialis dan subspesialis dalam menentukan terapi. Selain itu, Patient Navigator akan mendampingi pasien dan keluarga agar proses perawatan lebih terarah dan terkoordinasi.
Presiden Komisaris Mayapada Healthcare Jonathan Tahir menyebut ekspansi tersebut sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat daya saing layanan kesehatan nasional. Ia mengatakan pengembangan kapasitas rumah sakit ditujukan agar lebih banyak pasien dapat memperoleh layanan berstandar internasional di dalam negeri serta memperkuat peran MHTG sebagai pusat rujukan kanker di Banten.
Presiden Direktur sekaligus CEO Mayapada Healthcare Navin Sonthalia mengatakan pengembangan itu mencakup penguatan kemampuan klinis melalui teknologi medis, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, dan kolaborasi internasional. Ia menyampaikan bahwa fasilitas baru akan dipadukan dengan layanan di tiga gedung MHTG agar penanganan pasien lebih menyeluruh dan terkoordinasi.
Mayapada Hospital juga bekerja sama dengan Apollo Hospitals India untuk transfer keahlian medis, pengembangan layanan subspesialisasi, dan penerapan praktik berbasis bukti ilmiah. Hospital Director Mayapada Hospital Tangerang, dr. Nurhidayati Endah Puspita Sari, menyatakan kepercayaan masyarakat Tangerang dan Banten selama lebih dari 17 tahun mendorong MHTG mengembangkan fasilitas serta meningkatkan layanan yang berpusat pada pasien.