bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, tiga UMKM binaan Pertamina di Klaten dan Yogyakarta mengembangkan usaha yang membuka peluang kerja sekaligus mendukung pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat. Ketiganya adalah Adhimas Batik, Joglo Ayu Tenan, dan Kraton Leather.
Adhimas Batik, yang dikembangkan Suyanto selama lebih dari 30 tahun di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Klaten, memproduksi kain batik tulis dan berbagai barang bermotif batik. Produk yang dibuat antara lain topeng, tempat tisu, nampan kayu, payung, dan botol minum. Ragam produk tersebut memperkenalkan batik kepada konsumen yang lebih luas, termasuk generasi muda.
Dalam proses produksi, Adhimas Batik melibatkan warga sekitar, termasuk penyandang disabilitas wicara yang bekerja sebagai pembatik. Rumah produksinya juga dimanfaatkan sebagai tempat belajar bagi pelajar, mahasiswa, dan wisatawan mancanegara untuk melihat proses pembuatan batik.
Suyanto bergabung dengan program pembinaan Pertamina pada 2013. Selain mendapatkan pelatihan dan pendampingan, Adhimas Batik berkesempatan mengikuti pameran seperti INACRAFT untuk memperluas akses pasar, termasuk ke mancanegara.
Di Yogyakarta, Joglo Ayu Tenan didirikan Yayuk pada 2015 dengan memadukan ekonomi kreatif dan konsep creative wellbeing. Usaha ini mengadakan kegiatan seperti menyulam, menganyam, melukis, meracik teh, dan menulis jurnal sebagai ruang bagi masyarakat untuk berkarya dan mengembangkan kreativitas.
Kegiatannya juga menjadi wadah kolaborasi bagi perajin, perempuan, komunitas kreatif, dan penyandang disabilitas. Pengalaman Yayuk sebagai penyintas Guillain-Barré Syndrome (GBS) menginspirasinya untuk membangun ruang kreatif yang memberi kesempatan kepada pengunjung untuk berkarya dan merasakan ketenangan melalui aktivitas tersebut.
Joglo Ayu Tenan turut mengembangkan produk yang berakar pada budaya lokal. Sejak mengikuti pembinaan Pertamina pada 2018, usaha ini memperluas jejaring bisnis dan menjangkau pasar internasional, termasuk Jepang yang menjadi salah satu tujuan ekspor.
Adapun Kraton Leather, usaha kerajinan kulit yang dirintis Aziz Imawan Prasetyo atau Wawan di Yogyakarta, melibatkan perajin lokal dalam produksi. Usaha yang bermula dalam skala kecil itu kini didukung sekitar 15 perajin serta delapan orang yang menangani pemasaran.