bytedaily
Kamis, 21 Mei 2026 - 09:01 WIB

Mikel Arteta Tegaskan Komitmen Arsenal untuk Klub Nasional Pemainnya

Redaksi 04 April 2026 14 views
Mikel Arteta Tegaskan Komitmen Arsenal untuk Klub Nasional Pemainnya
Ilustrasi: Mikel Arteta Tegaskan Komitmen Arsenal untuk Klub Nasional Pemainnya

bytedaily - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, dengan tegas membantah rumor bahwa klub sengaja menahan para pemainnya untuk tidak bergabung dengan tim nasional mereka selama periode FIFA Matchday. Muncul spekulasi bahwa 10 pemain Arsenal yang absen membela negara masing-masing dalam jeda internasional Maret 2026 adalah bagian dari strategi klub untuk menjaga kebugaran pemain demi fokus di berbagai kompetisi.

Beberapa pemain kunci seperti Declan Rice, Eberechi Eze, dan Bukayo Saka dikabarkan tidak dapat memperkuat Inggris melawan Uruguay dan Jepang, sementara Noni Madueke dilepas karena cedera usai laga melawan Uruguay. Selain itu, Gabriel Magalhaes dan William Saliba juga tidak bisa bergabung dengan Brasil dan Prancis. Jurrien Timber disebut tidak dipanggil Belanda karena masalah cedera, sedangkan Leandro Trossard tidak bisa membela Belgia. Piero Hincapie dan Martin Zubimendi sempat dipanggil Ekuador dan Spanyol, namun dikembalikan karena alasan kebugaran.

Arteta menegaskan bahwa Arsenal selalu terbuka dan jujur mengenai kondisi kebugaran setiap pemainnya. Ia menyatakan bahwa klub selalu mendukung para pemainnya untuk bermain di level internasional, kecuali jika ada masalah medis yang jelas. "Kami selalu memberikan dukungan penuh. Ketika Anda harus mengomunikasikan kondisi dan situasi setiap pemain, kami selalu jujur," ujar Arteta seperti dilansir dari ESPN. Ia menambahkan bahwa keputusan medis adalah hal yang utama dan jika pemain dalam kondisi fit, mereka seharusnya bermain untuk negaranya.

Sebagai mantan pemain tim nasional, Arteta memahami betul pentingnya membela negara dan menegaskan bahwa Arsenal tidak pernah membuat skenario untuk menahan pemain demi kepentingan klub semata. Ia bangga melihat banyaknya pemain Arsenal yang dipanggil ke tim nasional masing-masing dan memahami betapa berartinya momen tersebut bagi para pemain.