bytedaily - Seorang wanita bernama Katherine Scaglione di Buffalo, New York, mengalami nasib sial ketika mobil Chevrolet Impala miliknya rusak parah akibat ditabrak oleh pelaku kejahatan yang sedang melarikan diri dari kejaran polisi. Ironisnya, Scaglione tidak mendapatkan ganti rugi dari perusahaan asuransinya meskipun kecelakaan tersebut bukan kesalahannya.
Menurut laporan WGRZ, insiden bermula ketika dua petugas polisi yang sedang beristirahat di sebuah minimarket 7-Eleven di Prospect Avenue, mendapati adanya perampokan bersenjata. Pelaku, yang diidentifikasi sebagai Dejuan Williams, melarikan diri dari lokasi kejadian. Ia kemudian membajak sebuah kendaraan yang melintas dan tancap gas, sebelum akhirnya menabrak tiga mobil yang terparkir di pinggir jalan, salah satunya adalah mobil Scaglione.
Scaglione hanya memiliki asuransi jenis liability (tanggung jawab pihak ketiga). Ia membeli mobil Impala tersebut dari anggota keluarga dan tidak menggunakan pembiayaan, sehingga tidak diwajibkan memiliki asuransi full coverage. Selain itu, ia juga tidak mampu untuk membeli asuransi yang lebih lengkap. Asuransi liability yang dimilikinya hanya menanggung kerusakan yang disebabkan oleh dirinya kepada kendaraan lain. Karena kecelakaan ini bukan kesalahannya, polisinya tidak berlaku, sehingga ia tidak mendapatkan perlindungan.
Pelaku utama dalam kecelakaan ini adalah Williams, yang diduga mencuri mobil yang dikemudikannya saat melarikan diri dari kejaran polisi. Williams sendiri menghadapi tuntutan hukum yang serius, termasuk percobaan perampokan, percobaan pembunuhan terhadap pegawai minimarket, menembaki polisi, dua tuduhan percobaan penyerangan, dan kepemilikan senjata ilegal, mengingat ia sedang dalam status bebas bersyarat.
Scaglione berencana untuk menuntut kompensasi dari Williams, namun ia pesimis akan mendapatkan hasil. "Saat ini, saya merasa ini adalah usaha yang sia-sia, karena jika pria itu merampok 7-Eleven, dia mungkin tidak punya cukup makanan untuk dirinya sendiri, apalagi asuransi yang bagus," ujar Scaglione kepada WGRZ.
Meskipun dikejar polisi, Williams tidak sedang dalam pengejaran pada saat kecelakaan terjadi. Ia berhasil melarikan diri dari kejaran petugas yang menggunakan kaki, dan petugas lain belum mengambil alih pengejaran. Situasi ini membuat Scaglione tidak memiliki pilihan lain dan mobilnya kini rusak parah.
Scaglione menyadari kesalahannya dalam memilih polis asuransi. "Saya belajar sekarang bahwa saya tidak akan parkir di jalan. Saya akan mencari cara untuk parkir di belakang, dan saya tidak akan membahayakan diri saya sendiri. Dan mungkin ketika saya mendapatkan asuransi baru, saya akan membaca cetakan kecil dan memastikan saya memiliki perlindungan yang tepat," katanya.
Kejadian yang dialami Scaglione digambarkan sebagai insiden langka, namun tetap bisa terjadi pada siapa saja. Ia kini sedang mencari perusahaan asuransi baru.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.