bytedaily
Selasa, 07 Juli 2026 - 00:17 WIB

Morgan Stanley Naikkan Target Harga Saham Palo Alto Networks Menjadi $253

Redaksi 24 Mei 2026 15 views
Morgan Stanley Naikkan Target Harga Saham Palo Alto Networks Menjadi $253
Ilustrasi visual (Sumber: finance.yahoo.com)

bytedaily - Analis Morgan Stanley Meta Marshall dan Keith Weiss menaikkan target harga saham Palo Alto Networks (PANW) menjadi $253 dari sebelumnya $223, dengan mempertahankan peringkat Overweight. Kenaikan target ini mengindikasikan potensi kenaikan sekitar 2% dari harga penutupan saham pada 18 Mei yang mencapai $247,55.

Menurut laporan finance.yahoo.com, keputusan ini didorong oleh tren permintaan yang kuat di berbagai lini produk perusahaan, termasuk pembaruan firewall, Prisma SASE, Cortex XSIAM, dan keamanan AI. Pembaruan firewall merujuk pada siklus penggantian perangkat keras keamanan jaringan yang sudah usang, yang kini berkontribusi pada pendapatan perusahaan.

Morgan Stanley menetapkan target harga baru berdasarkan kelipatan 37 kali perkiraan arus kas bebas per saham tahun 2027, naik dari sebelumnya 32 kali. Hal ini menunjukkan keyakinan analis bahwa investor bersedia membayar lebih untuk setiap dolar pendapatan yang dihasilkan Palo Alto.

Kenaikan target harga ini dilakukan menjelang pengumuman hasil kuartal ketiga fiskal Palo Alto Networks pada 2 Juni mendatang. Morgan Stanley memperkirakan perusahaan akan melampaui ekspektasi konsensus terkait remaining performance obligations (RPO), sebuah metrik pendapatan masa depan yang dikontrak yang mengindikasikan permintaan yang belum tercatat dalam laporan laba rugi. Bank tersebut memproyeksikan pertumbuhan RPO mendekati 33% secara tahunan, melebihi panduan manajemen.

Selain itu, Morgan Stanley juga memprediksi pendapatan produk akan tumbuh jauh di atas perkiraan manajemen yang sekitar 25%. Kinerja positif dari pesaing seperti Fortinet yang melaporkan pertumbuhan pendapatan produk sebesar 41% dan Cisco yang melampaui ekspektasi di segmen jaringan, turut memperkuat pandangan bahwa pasar firewall secara keseluruhan sedang sehat.

Perubahan struktural yang lebih besar juga terlihat pada segmen keamanan identitas, yang mengontrol akses ke sistem perusahaan. Dengan semakin banyaknya agen AI yang beroperasi di dalam perusahaan, kebutuhan untuk mengelola izin akses bagi manusia, mesin, dan agen AI meningkat pesat. Palo Alto merespons hal ini dengan meluncurkan Idira, platform identitas generasi berikutnya, yang mengintegrasikan akuisisi CyberArk senilai $25 miliar ke dalam platform.

Namun, kenaikan target harga ini juga disertai risiko. Saham Palo Alto diperdagangkan pada valuasi premium dengan kelipatan pendapatan berjangka yang jauh di atas pasar. Oleh karena itu, setiap perlambatan pertumbuhan dapat berdampak signifikan pada harga saham. Perusahaan juga menghadapi potensi tekanan pada margin kotor perangkat keras akibat kenaikan biaya memori, meskipun porsi pendapatan dari perangkat keras lebih kecil dibandingkan pesaing.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.