bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:21 WIB

New Orleans Gunakan AI untuk Jawab Panggilan Darurat 911, Berikut Penjelasannya

Redaksi 18 Agustus 2026 1 views
New Orleans Gunakan AI untuk Jawab Panggilan Darurat 911, Berikut Penjelasannya
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, New Orleans kini menjadi kota besar pertama di Amerika Serikat yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk langsung menjawab panggilan darurat 911. Sistem AI ini bertugas menganalisis setiap panggilan guna memprioritaskan situasi darurat yang memerlukan penanganan oleh petugas manusia.

Dinas Komunikasi Distrik Orleans (OPCD) mengalihkan panggilan 911 ke agen AI. Sistem ini akan menentukan panggilan mana yang harus diteruskan kepada petugas manusia dan mana yang dapat diselesaikan secara otomatis oleh sistem.

Keputusan ini diambil mengingat OPCD menerima lebih dari seribu panggilan setiap hari, menjadikannya distrik dengan volume panggilan darurat tertinggi di Amerika Serikat.

Teknologi yang dikenal sebagai AI Emergency Call Triage ini mulai diterapkan pada akhir Juli lalu, setelah sebelumnya diujicobakan pada layanan hotline non-darurat 311 di kota tersebut. Bot AI akan menganalisis panggilan untuk membantu proses triase dan menentukan prioritas keadaan darurat yang membutuhkan intervensi manusia. Sementara itu, bot akan menangani panggilan berulang atau yang berprioritas rendah untuk mengurangi beban kerja operator.

Direktur Eksekutif OPCD, Karl Fasold, menegaskan bahwa AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan operator manusia. Ia menjelaskan bahwa sistem AI diprioritaskan ketika penelepon berada dalam jarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian dan ketika seluruh petugas sedang menangani panggilan lain.

Meskipun demikian, penggunaan AI ini menuai kritik dari sejumlah pakar. Mereka mengkhawatirkan potensi konsekuensi fatal akibat kebijakan ini. Salah satu kritikus, yang mengaku sebagai operator 911 selama 11 tahun, berpendapat bahwa AI tidak dapat sepenuhnya memahami situasi darurat yang kompleks, terutama ketika penelepon tidak dapat berbicara dengan jelas karena panik atau memiliki aksen yang kuat. Ia mencontohkan skenario seperti kasus kekerasan dalam rumah tangga di mana korban mungkin berpura-pura memesan makanan untuk meminta bantuan secara diam-diam.

New Orleans memang menjadi yang pertama di antara kota-kota besar AS yang mengizinkan AI menjawab langsung panggilan darurat. Namun, kota lain seperti Atlanta dan Seattle juga telah mengintegrasikan AI ke dalam sistem 911 mereka. Atlanta menggunakan AI untuk membantu operator menemukan lokasi penelepon lebih cepat atau menerjemahkan bahasa, sementara Seattle telah menggunakan teknologi serupa sejak 2024 untuk membantu operator memprioritaskan respons panggilan.

Para kritikus memperingatkan bahwa akurasi AI dalam menangani panggilan suara, terutama dalam kondisi darurat, masih menjadi pertanyaan. Penelepon dalam keadaan panik seringkali kesulitan menjelaskan situasi mereka, sehingga meningkatkan risiko kesalahpahaman. Selain itu, sistem suara AI juga rentan terhadap serangan siber.

Meskipun demikian, pejabat New Orleans menyatakan keyakinan mereka bahwa dengan pengawasan manusia yang ketat, data pelatihan yang memadai, keamanan siber yang kuat, dan regulasi algoritma yang jelas, bot AI untuk panggilan darurat 911 dapat beroperasi dengan aman dan efektif.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.