bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Kota New Orleans kini menjadi kota besar pertama di Amerika Serikat yang mengimplementasikan kecerdasan buatan (AI) untuk menangani panggilan darurat 911 secara langsung. Sistem baru ini dirancang untuk menganalisis setiap panggilan dan memprioritaskan situasi yang memerlukan intervensi petugas manusia.
Dinas Komunikasi Distrik Orleans (OPCD) mengalihkan sebagian panggilan 911 kepada agen AI yang bertugas menentukan apakah panggilan tersebut perlu diteruskan ke operator manusia atau dapat diselesaikan secara otomatis oleh sistem. Keputusan ini diambil mengingat volume panggilan harian yang mencapai lebih dari seribu, menjadikannya distrik dengan jumlah panggilan darurat tertinggi di AS.
Teknologi yang dikenal sebagai AI Emergency Call Triage ini, menurut The New York Post, mulai dioperasikan pada akhir Juli setelah sebelumnya diuji coba pada layanan hotline non-darurat 311. Bot AI akan menganalisis panggilan untuk membantu proses triase dan mengidentifikasi prioritas keadaan darurat yang membutuhkan perhatian petugas manusia. Sementara itu, bot akan menangani panggilan berulang atau yang berprioritas rendah untuk mengurangi beban kerja operator.
Direktur Eksekutif OPCD, Karl Fasold, menegaskan bahwa AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan operator manusia. Sistem ini akan diprioritaskan penggunaannya ketika penelepon berada dalam radius 200 meter dari lokasi kejadian dan ketika seluruh petugas operator sedang sibuk menangani panggilan lain.
Meskipun demikian, kebijakan ini menuai kritik dari sejumlah pakar dan praktisi yang mengkhawatirkan potensi konsekuensi fatal. Salah satu kritikus, yang mengaku sebagai operator 911 selama 11 tahun, berpendapat bahwa AI tidak dapat sepenuhnya memahami situasi darurat yang kompleks, terutama ketika penelepon kesulitan berbicara jelas karena panik atau memiliki aksen yang kuat. Ia mencontohkan skenario KDRT di mana korban mungkin harus menyamarkan permintaannya, yang memerlukan kepekaan naluriah dari operator manusia.
New Orleans memimpin dalam mengizinkan AI menjawab panggilan darurat secara langsung, namun kota lain seperti Atlanta dan Seattle juga telah mengintegrasikan AI dalam sistem 911 mereka. Atlanta menggunakan AI untuk membantu operator menemukan lokasi penelepon dan memfasilitasi komunikasi lintas bahasa. Sementara itu, Seattle telah menggunakan teknologi serupa sejak 2024 untuk membantu operator dalam menentukan prioritas respons panggilan, sebuah fakta yang baru terungkap melalui investigasi Seattle Times.
Para kritikus menyoroti keraguan terhadap akurasi AI dalam pengenalan suara, terutama mengingat kondisi emosional penelepon darurat. Selain itu, sistem suara AI juga dianggap rentan terhadap serangan siber dan peretasan. Meskipun demikian, pejabat New Orleans menyatakan keyakinan bahwa dengan pengawasan manusia yang ketat, data pelatihan yang memadai, keamanan siber yang kuat, dan regulasi algoritma, bot AI untuk panggilan darurat 911 dapat beroperasi dengan aman dan efektif.