bytedaily
Senin, 18 Mei 2026 - 22:34 WIB

OpenAI Dikabarkan Siapkan Langkah Hukum Terhadap Apple Akibat Integrasi ChatGPT yang Mengecewakan

Redaksi 15 Mei 2026 9 views
OpenAI Dikabarkan Siapkan Langkah Hukum Terhadap Apple Akibat Integrasi ChatGPT yang Mengecewakan
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari Bloomberg News, OpenAI dikabarkan tengah menjajaki opsi hukum terhadap Apple terkait integrasi ChatGPT yang dinilai tidak memberikan pelanggan dan visibilitas yang diharapkan. Menurut laporan yang mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut, OpenAI telah menunjuk firma hukum eksternal untuk mengevaluasi langkah-langkah yang dapat diambil. Opsi tersebut bisa berupa pemberitahuan resmi pelanggaran kontrak kepada Apple, tanpa harus langsung mengajukan gugatan penuh.

Langkah hukum ini kemungkinan akan menunggu selesainya persidangan yang sedang berjalan antara OpenAI dan Elon Musk. Insiden ini menjadi pengingat betapa sulitnya Apple bagi perusahaan perangkat lunak besar. Meskipun iPhone merupakan platform yang sangat menarik untuk pertumbuhan, kendali penuh berada di tangan Apple, dan perusahaan lain yang membangun di atasnya hanya dianggap sebagai tamu.

Kemitraan OpenAI dengan Apple, yang diumumkan pada Konferensi Pengembang Sedunia Apple (WWDC) Juni 2024, mengintegrasikan ChatGPT sebagai opsi dalam Siri dan fitur Visual Intelligence iPhone. Fitur ini memungkinkan pengguna menganalisis lingkungan sekitar menggunakan kamera dan mengirim foto ke ChatGPT untuk pertanyaan terkait.

Baik OpenAI maupun pengamat industri memperkirakan kesepakatan ini akan menghasilkan miliaran dolar dalam langganan baru dan memberikan OpenAI posisi utama di salah satu ekosistem seluler paling banyak digunakan di dunia. Namun, laporan Bloomberg menyebutkan OpenAI semakin frustrasi karena integrasinya dianggap tersembunyi, fiturnya sulit ditemukan, dan pendapatan dari kerja sama ini jauh dari proyeksi. Seorang eksekutif OpenAI dilaporkan mengatakan kepada Bloomberg, "Mereka pada dasarnya berkata, 'OpenAI perlu mengambil langkah iman dan mempercayai kami.' Itu tidak berhasil dengan baik."

Di sisi lain, Apple juga memiliki keluhannya sendiri, termasuk kekhawatiran tentang standar privasi OpenAI dan ketidakpuasan atas langkah OpenAI ke ranah perangkat keras, yang dipimpin oleh mantan eksekutif Apple. OpenAI bukanlah mitra pertama Apple yang menyesali kerja sama dengannya. Apple memiliki sejarah panjang dalam merangkul mitra kemudian menjauhkan mereka. Contoh paling terkenal adalah Google Maps, yang menjadi fitur unggulan iPhone asli. Penghapusannya pada tahun 2012 dan digantikan oleh Apple Maps yang dianggap lebih inferior, menjadi salah satu kegagalan teknologi terbesar dekade itu, bahkan memicu permintaan maaf publik dari CEO Tim Cook.

Ketegangan antara kedua perusahaan telah berkembang selama bertahun-tahun, terutama setelah peluncuran ponsel Android Google setahun setelah debut iPhone pada tahun 2007. Setelah mantan CEO Google, Eric Schmidt, mengundurkan diri dari dewan direksi Apple pada tahun 2009, persaingan semakin intensif.

Adobe juga memiliki pengalaman pahit. Steve Jobs menolak dukungan Flash di iPhone dan iPad, menerbitkan surat terbuka pada tahun 2010 yang menjelaskan alasannya dan secara efektif mengakhiri dominasi teknologi tersebut di platform seluler. Spotify juga menghabiskan bertahun-tahun berargumen bahwa Apple menyalahgunakan kendali App Store untuk merugikan layanan streaming musik pesaing setelah meluncurkan Apple Music pada tahun 2015. Komisi Eropa pun menyetujui argumen tersebut.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.