bytedaily
Kamis, 21 Mei 2026 - 06:42 WIB

Panas Ekstrem Mempercepat Penuaan Seluler, Studi Ungkap Dampak Biologis Jangka Panjang

Redaksi 17 Maret 2026 12 views
Panas Ekstrem Mempercepat Penuaan Seluler, Studi Ungkap Dampak Biologis Jangka Panjang
Ilustrasi: Panas Ekstrem Mempercepat Penuaan Seluler, Studi Ungkap Dampak Biologis Jangka Panjang

bytedaily - Penelitian terbaru dari USC Leonard Davis School of Gerontology mengindikasikan bahwa paparan panas ekstrem tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan musiman, tetapi juga berpotensi mempercepat proses penuaan pada tingkat biologis seluler. Gelombang panas yang semakin intens dan berkepanjangan di seluruh dunia memberikan dampak yang lebih serius daripada sekadar dehidrasi atau sengatan panas.

Studi yang menganalisis data lebih dari 3.600 individu berusia 56 tahun ke atas ini, mengamati perubahan epigenetik dalam sampel darah selama enam tahun. Melalui penggunaan penanda 'jam epigenetik', para ilmuwan mengukur percepatan penuaan biologis yang dikaitkan dengan frekuensi dan tingkat keparahan indeks panas (kombinasi suhu dan kelembaban). Hasil penelitian menunjukkan korelasi kuat antara jumlah hari dengan suhu ekstrem dan laju penuaan seluler.

Ditemukan bahwa individu yang tinggal di wilayah dengan paparan hari bersuhu ekstrem lebih sering, seperti yang dikategorikan sebagai 'Extreme Caution' (di atas 90°F) atau lebih tinggi, mengalami penuaan biologis yang lebih cepat. Fenomena ini tetap signifikan bahkan setelah memperhitungkan faktor gaya hidup, pendapatan, dan demografis lainnya. Sebagai contoh, warga di daerah seperti Phoenix, Arizona, yang mengalami rata-rata lebih dari 180 hari bersuhu ekstrem per tahun, menunjukkan percepatan penuaan biologis hingga 14 bulan lebih banyak dibandingkan mereka yang tinggal di daerah dengan kurang dari 10 hari bersuhu ekstrem per tahun.