bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Pelatih Timnas Voli Indonesia, Reidel Toiran, mengungkapkan bahwa dirinya sempat berupaya membujuk Rivan Nurmulki untuk kembali memperkuat tim nasional di ajang internasional. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena Rivan telah memantapkan keputusannya untuk pensiun dari Timnas Voli Indonesia. Toiran menyatakan menghormati keputusan tersebut sebagai pilihan pribadi Rivan.
Hal serupa juga disampaikan Toiran terkait dengan Nizar Zulfikar. Ia mengaku sempat ingin memanggil kedua pemain tersebut sebelum mengetahui adanya surat pengunduran diri yang telah mereka ajukan kepada federasi. "Kalau mereka memang mengundurkan diri, saya tidak bisa memaksa. Dulu saya sempat ingin memanggil Nizar dan Rivan, karena saya belum tahu ada surat itu. Namun ternyata ketika saya menangani tim ini, mereka sudah lebih dulu mengirimkan surat pengunduran diri kepada federasi," ujar Toiran.
Toiran menambahkan bahwa dirinya sempat mengajak Rivan dan Nizar untuk mengikuti seleksi jelang AVC Men's Volleyball 2026 di India. "Waktu jelang ke India saya sebenarnya sempat meminta mereka ikut seleksi lagi. Saya bahkan sudah menelepon Nizar. Saya bilang ikut seleksi dulu, bukan langsung masuk tim. Akan tetapi saya tidak tahu kalau ternyata mereka sudah mengirim surat pengunduran diri. Kalau sudah mengundurkan diri, situasinya berbeda. Harus ada prinsip," jelasnya.
Lebih lanjut, Toiran menegaskan bahwa Rivan dan Nizar tidak mungkin lagi membela tim nasional. Menurutnya, keputusan pensiun merupakan sebuah prinsip yang harus dipegang teguh. "Itu persoalan prinsip. Tidak bisa bolak-balik begitu [membela Timnas Indonesia]," tegas pelatih yang berhasil mengantarkan Jakarta Bhayangkara menjuarai AVC Club Championship 2026 tersebut. Rivan sendiri memutuskan mundur dari Timnas Voli Indonesia pada Mei 2026, sementara Nizar menyusul dengan alasan yang sama, yaitu untuk fokus pada karier di klub.